Upacara Mesangih

QUESTION:

  1. Pada upacara mesangih di masyarakat pelaksanaannya ada dua, yaitu mepetik dahulu baru mesangih, atau mesangih dahulu baru mepetik; pada waktu mepetik pelaksanaannya ada di Sanggah Pamerajan dan ada di rumah; mana yang betul dan mohon sumbernya. Setelah mesangih ada acara mapedamel. Duduk metatakan kasur kecil berisi caket, memasang benang tridatu yang maplintir; apa maknanya. Read more » Upacara Mesangih

Kesulinggihan

A. BAGIAN PERTAMA

1. Berdasarkan Keputusan Mahasabha PHDI ke-2 tanggal 2 s/d 5 Desember 1968, yang dimaksud dengan Sulinggih ialah mereka yang telah melaksanakan upacara Diksa, ditapak oleh Nabe-nya dengan Bhiseka: Pedanda, Bhujangga, Rsi, Bhagawan, Mpu, dan Dukuh.

Pada Keputusan Seminar Kesatuan Tafsir terhadap Aspek-aspek Agama Hindu ke-14 tahun 1986/1987 tentang Pedoman Pelaksanaan Diksa, ditetapkan sebagai berikut: Umat Hindu dari segala warga yang memenuhi syarat-syarat: Read more » Kesulinggihan

Upacara Potong Gigi Bagi Orang Tua yang Sudah Meninggal

QUESTION:

  1. Apakah boleh orang tua yang sudah meninggal diadakan upacara mepandes/ potong gigi lagi, karena pada waktu masih hidup belum dilaksanakan upacara/ upakaranya.
  2. Pada zaman dahulu upacara pawiwahan tidak dijalankan secara tuntas menurut sastra agama, dalam arti tidak nunas ring Sanggah Kamulan/ Kawitan. Sang Ibu sudah meninggal, sudah di-aben, dan atma wedana; apakah boleh ditunas ke Pamerajan sang Ibu (setelah upacara tsb. di atas). Read more » Upacara Potong Gigi Bagi Orang Tua yang Sudah Meninggal

Gong dan Kidung

Melaksanakan upacara Yadnya seharusnya suasananya sesuai dengan keadaan misalnya tenang, damai, dan syahdu untuk Dewa Yadnya, bersemangat untuk mengusung layon, dll.

Gong/gambelan yang ditabuh demikian pula kidung yang dilantunkan agar sesuai dengan tujuan upacara Yadnya. Read more » Gong dan Kidung

Babad Pulasari

Mudah-mudahan tiada halangan! Permohonan maaf hamba ke hadapan arwah para leluhur yang disemayamkan dalam wujud Ongkara dan selalu dipuja dengan hati suci. Dengan memuja dan memuji kebesaran Sanghyang Siwa semoga penulis terhindar dari segala kutukan, derita, cemar, duka-nestapa, dan halangan lainnya. Mudah-mudahan tujuan hamba yang suci ini berhasil serta bebas dari dosa-dosa karena menguraikan cerita leluhur di masa lampau, semoga direstui sehingga mendapat kejayaan, keselamatan, keabadian, panjang usia, sampai dengan seluruh keluarga turun temurun. Read more » Babad Pulasari