Words of Wisdom

The key to growth is the introduction of higher dimensions of consciousness into our awareness.
Lao Tzu
Waning Gibbous Moon
Waning Gibbous Moon
20 days old

Enjoy all new look-and-feel of this mobile-ready site…

Puasa

1. Puasa (Upawasa) yang wajib (diharuskan) adalah:

  1. Siwaratri (lihat kalender) jatuh pada panglong ping 14 Tilem ke pitu, yaitu sehari sebelum tilem. Untuk y.a.d. jatuh pada Hari Rabu, tanggal 21 Januari 2004. Puasa total tidak makan dan minum apapun dimulai sejak matahari terbit pada hari Rabu tanggal 21 Januari 2004 sampai dengan matahari terbenam tanggal 22 Januari 2004. Continue reading Puasa

Perencanaan Kawasan Suci Pura Rambut Siwi

QUESTION:

Saya sedang penelitian perencanaan kawasan suci Pura Rambut Siwi, saya ingin sedikit bertanya tentang Pura Dang Khayangan.

Setahu saya Pura Rambut Siwi termasuk dalam Pura Dang Khayangan, kemudian dalam bhisama PHDI dijelaskan bahwa dalam radius kesucian pura (2 km) dari pura tsb tidak diperbolehkan ada bangunan yang tidak terkait dengan kegiatan keagamaan. Continue reading Perencanaan Kawasan Suci Pura Rambut Siwi

Galungan – Rangkaian Upacara dan Makna Filosofinya

TUMPEK WARIGA

Jatuh pada hari Saniscara, Kliwon, Wuku Wariga, atau 25 hari sebelum Galungan. Upacara ngerasakin dan ngatagin dilaksanakan untuk memuja Bhatara Sangkara, manifestasi Hyang Widhi, memohon kesuburan tanaman yang berguna bagi kehidupan manusia.

ANGGARA KASIH JULUNGWANGI

Hari Anggara, Kliwon, Wuku Julungwangi atau 15 hari sebelum Galungan. Upacara memberi lelabaan kepada watek Butha dengan mecaru alit di Sanggah pamerajan dan Pura, serta mengadakan pembersihan area menjelang tibanya hari Galungan. Continue reading Galungan – Rangkaian Upacara dan Makna Filosofinya

Dang Acarya

Kalau ditelusuri Sejarah Bali, ternyata di sekitar abad 11 – 14 para Sulinggih/ Maha Rsi tugasnya lebih banyak sebagai ‘Acarya’, yaitu memberikan dharma wacana, berkeliling ke desa-desa, bahkan tanpa diundang.

Beliau berinisiatif sendiri mengumpulkan umat untuk diajak berbincang-bincang tentang dharma. Bukti sejarah, adanya pura-pura: Pulaki, Ponjok Batu, Rambut Siwi, Peti Tenget, Sakenan, dan lain-lain sebagai penghormatan/ pemujaan kepada Ida Danghyang Nirartha karena di tempat-tempat itu beliau pernah ‘mondok’ memberikan dharma wacana. Continue reading Dang Acarya