1. Istilah yang benar: ‘Dewata Nawa Sanggha’ artinya: 9 Dewa Utama yang menyangga kehidupan di dunia (sesuai arah mata angin purwa daksina (melingkar sejalan dengan arah jarum jam)
2. Konsep ini berkembang sebagai Ilmu Tantrayana, di mana ajarannya disebut Tantrisme. Tantrisme berkembang menjadi suatu mashab yang maju pesat seiring dengan perkembangan sekte Siwaisme di India. Tantra yakni suatu paham ‘mistik’ yang dasar-dasarnya ada dalam Rgveda.
3. Aspek yang menonjol adalah konsep teologinya yang melihat dari peran ‘sakti’. Di Indonesia Tantrisme dikenalkan oleh Maharaja Airlangga (ketika menjadi pendeta bergelar Rsi Jatayu).
Pemuja pengikut Tantrisme mengelu-elukan Sanghyang Widhi dalam manifestasi sebagai Dewata Nawa Sanggha dengan harapan diberi kekuatan dan kesempurnaan hidup serta mendapat vibrasi dari kesaktian para Dewa yang menguasai delapan penjuru mata angin (horizontal) dan satu vertikal, lengkap dengan senjata, warna, dan aksara-nya.
3.1. Timur (Purwa)
| Dewa | Ishwara |
| Warna | putih (sweta) |
| Senjata | gentha/ bajra |
| Aksara | sang |
3.2. Tenggara (Agneya)
| Dewa | Mahesora |
| Warna | merah muda (dumbhra) |
| Senjata | dupa |
| Aksara | nang |
3.3. Selatan (Daksina)
| Dewa | Brahma |
| Warna | merah (rakta) |
| Senjata | gada |
| Aksara | bang |
3.4. Barat Daya (Nairity)
| Dewa | Rudra |
| Warna | oranye (rajata) |
| Senjata | kadga mokhsala |
| Aksara | mang |
3.5. Barat (Pascima)
| Dewa | Mahadewa |
| Warna | kuning (pita) |
| Senjata | nagapasa |
| Aksara | tang |
3.6. Barat Laut (Wayabya)
| Dewa | Sangkara |
| Warna | hijau (syama) |
| Senjata | dwaja angkus |
| Aksara | sing |
3.7. Utara (Uttara)
| Dewa | Wisnu |
| Warna | hitam (kresna) |
| Senjata | cakra |
| Aksara | Ang |
3.8. Timur Laut (Airsanya)
| Dewa | Sambhu |
| Warna | abu-abu (biru) |
| Senjata | trisula |
| Aksara | wang |
3.9. Tengah-tengah (Madya) terdiri dari
Dasar (adastasana)
| Dewa | Siwa |
| Warna | catur warna (kombinasi putih, merah, kuning, hitam) |
| Senjata | cakra sudharsana |
| Aksara | ing |
Tengah (madyasana)
| Dewa | Sada Siwa |
| Warna | sarwa swarna (kombinasi putih, merah muda, merah, oranye, kuning, hijau, hitam, abu-abu) |
| Senjata | bunga teratai (padma) |
| Aksara | yang |
Puncak (agrasana)
| Dewa | Parama Siwa |
| Warna | putih berkilau (spatika) |
| Senjata | pustaka (kitab suci) |
| Aksara | ong |
Konsep Dewata Nawa Sanggha berkembang menjadi Mantra Asta Mahabhaya, yang digunakan untuk:
- Pensucian wilayah dan sarana upakara
- Menolak kekuatan jahat
Tradisi beragama Hindu di Bali mengikuti tantrisme dalam bentuk (antara lain):
- Patung niyasa Dewa dengan senjata-senjata-Nya
- Warna kober, lelontek, hiasan pura, jajan suci, jajan sarad, dan hiasan penjor
- Posisi caru mengikuti pangider-ider dewata nawa sanggha misalnya: ayam putih letaknya di timur, dst.
Kalau aksara itu dibaca sesuai arah jarum jam mulai dari timur akan berbunyi:
SA BA TA A I, NA MA SI WA YA
Ini salah satu bukti bahwa mashab tantrik sangat menyatu dengan sekte siwa, khususnya siwa-sidantha yang menjadi inti ajaran Hindu di Bali.
Kenapa mulai dari timur? Karena timur adalah ‘hulu’ karena di timurlah ‘matahari (surya) terbit’. Umat Hindu di Bali penganut sekte Siwa-sidanta, selalu memuja Siwa sebagai yang utama, matahari/ surya sebagai kekuasaan-Nya, karena itu juga bergelar Siwa-Aditya atau Siwa-Raditya.
- SANG menjadi SA, bila aksara SA tidak menggunakan ardacandra, windu, nadha. Bila menggunakan, tentu bacaannya: SANG, BANG, TANG, … dst.
- di Bali, aksara suci ini disebut ‘dasa aksara’ (sepuluh aksara suci) di mana aksara ‘ING‘ dan ‘YANG‘ berkumpul di tengah sebagai aksara sentral.
- aksara ONG (ongkara) terdiri dari ANG - UNG - MANG, di mana mengandung kekuasaan Sanghyang Widhi sebagai uttpti (pencipta), stiti (pemelihara), dan pralina (pemusnah).

mnta info yang lebih lengkap dungz?
ada tugas nie….huahuhauhua
Misalnya apa ?
Om suastiastu
Ratu Peranda yang saya hormati,, saya ada pertanyaan mengenai artikel yang Ratu buat di atas.. Apakah aksara tersebut dapat dipergunakan dalam meditasi?
Kalau bisa, Mohon berikan saya petunjuk tentang tata cara penggunaan aksara tersebut dalam meditasi!!
Suksma..