QUESTION:
Saya ingin menanyakan pada Ida Pandita bagaimana seharusnya etika berbusana ke pura yang baik dari sudut pandang agama, etika, filosofis, dan opini Ida Pandita sendiri?
Saya berpendapat bahwa saat ini kebanyakan pemuda atau bahkan orang tua saat sembayang ke pura terkesan seperti menampakkan modernitas dalam berbusana, asal pake kebaya meski brokat dan terlihat transparan, ketat tidak apa2 dan sah2 saja, terlebih untuk kaum perempuan.
Menurut Ida Pandita sendiri bagaimana menyikapi tatanan umat sekarang perihal etika berbusana ke pura? Kemudian apakah ada dalam weda atau kitab hindu lainnya menetapkan bagaimana sebenarnya aturan atau tata tertib dalam berbusana ke pura?
ANSWER:
Berpakaian ke Pura, dibahas dalam Paruman Sulinggih yang diadakan tahun 1976 ditetapkan bahwa busana untuk ke Pura:
Bagi Pria:
- Baju
- Kampuh
- Kain panjang
- Sabuk
- Alas kaki (fakultatif)
Bagi wanita:
- Baju/kebaya
- Kain panjang
- Sesenteng
- Sabuk
- Alas kaki (fakultatif)
Kesopanan dalam berpakaian ke Pura diatur pula dalam Tata-Tertib masuk ke Pura seperti yang telah diputuskan dalam seminar di Amlapura tahun 1975, di mana dinyatakan bahwa pakaian ke Pura adalah yang sopan, rapi, bersih, dan tidak menonjolkan bagian-bagian tubuh yang dapat merangsang, serta dandanan yang sederhana dalam artian tidak menggunakan hiasan berlebihan.

Recent Comments