Welcome to Stiti Dharma Online Guestbook. You can comment to our site as you want. Hope it is a usefull comment not spam. Thanks!
|
||||
|
Guestbook :: Page 1
GuestbookWelcome to Stiti Dharma Online Guestbook. You can comment to our site as you want. Hope it is a usefull comment not spam. Thanks! 203 comments to GuestbookLeave a Reply Cancel reply |
Read & Think ItThe words of truth are always paradoxical. Lao Tzu
Ask Bhagawan Dwija
Facebook: Any comment you make here, will be routed directly to his email. So if there is question in there, he will reply you. Features
Moon Cycle
Recent Comments
Top Comments
Recent Trackbacks
Daily Hits
Monthly Hits
Top Hits
Who's Online20 visitors online now |
|||
|
Copyright © 2012 Stiti Dharma Online - All Rights Reserved. |
||||
Ratu beghawan:
1. saudara sy mimpi mendapat tirtha berupa air susu apa maknanya?
2. mengapa ada saudara saya yang disarankan melukat di depan bethara hyang guru? apa maknanya …
3. ipar saya selalu buat pejati dihaturkan di rong tiga dan dewa hyang pada saat kajeng kliwon…sedangkan saya selalu haturkan pejati saat purnama atau anggar kasih (rainan saya…)
menurut Ratu manakah waktu yang lebih utama ?
4. ketika upacara potong gigi untuk saya baru saja selesai, saya baru menyadari kalau saya datang bulan…apakah potong gigi untuk saya perlu diulang? Bagaimana dengan megunting? semua dilaksanakan bersamaan pada hari tsb…apakah keduanya tidak sah…
mohon penjelasan karena saya takut bercerita pada suami dan keluarga.
Matur suksma
1. Tirta berupa air susu, digunakan oleh beberapa Sulinggih untuk melukat seseorang dalam upacara metubah. Air susu dinamakan empehan, adalah air susu dari lembu (Nandini, pelinggihan Bhatara Siwa). Mimpi itu dapat bermakna disuruh untuk metubah, menghilangkan mala atau keletehan dalam hidup.
2. Melukat dihadapan pelinggih Hyang Guru untuk membebaskan diri dari hambatan-hambatan negatif dalam kehidupan. Bhatara Hyang Guru yang distanakan di pelinggih kemulan dimohon untuk meminimalkan hal-hal negatif dalam diri sebagai pembawaan sejak lahir, dan menguatkan hal-hal positif agar menuju pada kehidupan mokshartam jagaditaya ca itu dharmah.
3. Soal memilih mana yang utama, tergantung dari keyakinan masing-masing, karena agama Hindu (Bali) membebaskan umatnya untuk mewujudkan bhakti agar tercapai ketenangan dan rasa kepuasan bathin.
4. Maksudnya anda menstruasi setelah upacara selesai ? Kalau ya, tidak apa-apa. Namun kalau sebelum upacara dimulai terjadi, seharusnya anda membatalkan upacara itu (tidak turut serta). Maka mestinya dicari hari/waktu yang baik, agar hal itu tak terjadi. Menstruasi kan bisa diperkirakan tibanya sesuai dengan sirkulasi ? Maka hindari itu.
OM Swastyastu,
Ida Anak Lingsir yang sangat tityang hormati, tityang ada beberapa pertanyaan semoga Ida Anak Lingsir bisa memberikan tityang sedikit pencerahan karena apa yang tityang tanyakan sangat mengusik hati dan pikiran tityang. adapun yang hendak tityang tanyakan yaitu :
1. Apakah semua orang ( Umat Hindu ) Mesti mewinten dan medwijati, bila ya kenapa.
2. Apakah orang yang sudah mewinten dan medwijati boleh menikah lagi.
3. Manakah yang mesti lebih dulu dilakukan :
a. Menghidangkan makanan kepada orang yang lebih tua/dituakan atau kepada tamu
b. Kenapa Tamu itu harus dihormati selayaknya dewa.
Suksma.
1. Tidak harus. Namun dalam ajaran agama kita, ada yang disebut catur asrama, yakni sebaiknya setiap orang menjalani kehidupan dalam 4 tahap : brahmacari (masa belajar), gryahasta (masa berkeluarga), wana prasta (meningkatkan spiritualisme), dan sanyasin/bhiksuka (menyucikan diri). Yang ke-4 ini tidak selalu harus dilakukan melalui upacara mewinten atau mediksa, namun akan lebih bagus bila benar-benar melaksanakan ajaran agama, mengusahakan trikaya parisuda, menghindarkan diri dari dasamala, sapta timira, dan waspada akan sadripu, dll. Baca tulisan saya di web ini tt : Satyam – Siwam – Sundaram.
2. Boleh asal dengan memenuhi syarat seperti yang diatur dalam Manawa dharmasastra. Ia harus mewinten lagi bersama-sama istri barunya.
3. Menghidangkan makanan kepada ortu adalah kewajiban rutin, sedangkan menghidangkan makanan kepada tamu adalah kebajikan.
Tamu patut dihormati sesuai filosofi tattwam asi.
Om Swatyastu, Ratu Bhagawan yang tyang hormati dan tyang sucika. Akhir-akhir ini muncul kejadian yang sangat menyentuh hati kita sebagai umat hindu dikarenakan hanya karena tapal batas harus menyebabkan kematian sesama umat. Sungguh merasa sangat terenyuh melihat dan mendengar hal tsbt. sementara orang2 non hindu yang datang ke bali sangat bersatu dan bersemangat sekali untuk bisa menetap di bali. Bagaimana menyikapi hal ini…..? Semoga Ratu Bhagawan tidak bosan memberikan pencerahan kepada kita semua umat Hindu, dan tyang sangat mengharapkan sekali semua Sulinggih tergerak untuk memberikan wejangan pencerahan. Suksma Om Shanti Shanti Shanti Om.
Orang Bali banyak yang sudah kehilangan “ke-Bali-annya” karena pengaruh material (kebendaan) yang dirangsang oleh keinginan memuaskan panca indria. Prosesnya sebagai berikut : Dalam roh/atman ada yang dinamakan “triantah karana” yakni : ahamkara, manas, dan budhi. Ahamkara menerima sinyal-sinyal dari panca indria (telinga, mata, hidung, mulut, kulit/kelamin) Sinyal-sinyal ini diteruskan oleh ahamkara kepada manas, untuk dipertimbangkan; pertimbangan ini disampaikan kepada budhi untuk mendapat keputusan. Bila budhi ada dalam pengaruh daiwi sampad (kedewataan) maka keputusan budhi akan baik (dharma); sebaliknya adalah adhrama. Keputusan budhi ini disampaikan kepada ahamkara, lalu ahamkara menggerakkan anggauta tubuh tertentu untuk melaksanakan perintah budhi.
Dalam kasus kekerasan orang Bali, sumbernya karena budhi sudah tidak dharma lagi atau tidak dalam pengaruh daiwi sampad, tetapi dalam pengaruh asuri sampad. Maka itulah yang terjadi, prilaku-prilaku keraksasaan yang memupuk asubha karma.
Baca lebih lanjut dalam web ini : Manusia.
Om swastyastu, ratu Bhagawan sane dahat suciang tyyg, ring anggarkasih prangbakat warsa sane smpn lintang tt yg ngemargiang pemelaspas,ngenteg linggih lan mendem pedagingan,tur ngelantur katur bhakti piodal,nah ring anggarkasih prangbakat tgl4okt 2011 taler ttyg ngaturang piodal,sane banget takenang ttyng napi ke weten keharusan ring anggarkasih sane jgi rawuh puniki jg ngemargiang melekutusin ( 18 bulan )sane kewastanin upacara pemuput karya? napi ke dadosang ring ungkuran kekaryanang? inggih wantah asapunika pitaken ttyg om santih,,santih,,santih om.
Ten wenten malih karya melekutusin utawi nutug karya sekadi punika, mawinan daweg karyane sane lintang sampun kasineb antuk upacara mesida karya, lan makebat daun. Artos upacara mesida karya : nguningang tur ngaturang suksmaning idep majeng ring Ida Bhatara Dalem Sidakarya, indik karya druwene sampun kepaica kerahajengan memargi gantar tan wenten pialangan punapa-punapi. Suksman upacara mekabat daun (don) : nguningang ring krama dadia makasami, pemargin upacarane sampun puput lan parwataka upacara sampun ngunggahang paindikan jinah utawi aturan krama sane rawuh lan penelas jinah upacarane.
om swastiastu ratu bhagawan
saya hendak menanyakan apakah benar utk tatanan rambut seorang hindu tidaklah boleh sembarangan mengikat rambut keatas seperti pendeta ??? benarkah ada aturan tertentu utk tatanan rambut seorang wanita hindu yang bukan seorang pemuka agama hindu??
terimakasih banyak sebelumnya ratu bhagawan.
Om Swastyastu,
Dalam lontar Silakrama diatur sebagai berikut : Dandanan rambut yang disebut ‘bhawa’ dipakai oleh seorang wiku, yakni rambut dipusung lingga diatas siwadwara (ubun-ubun) untuk wiku lelaki, dan pusung lingga berbentuk senjata trisula diatas siwadwara untuk wiku wanita. Pusung lingga atau agelung agung bagi wiku lelaki dihiasi dengan biji rudraksa (ganitri) sedangkan pusung lingga trisula untuk wiku wanita dihiasi dengan manik-manik dan emas.
Bila seseorang yang bukan wiku (walaka) menggunakan atribut seperti itu atau meniru atribut-atribut wiku lainnya, disebut perbuatan ‘nyumuka’ yang tergolong perbuatan dosa.
Om Santih, santih, santih, Om
Om Swastyastu Ratu Bhagawan…
saya hendak menyakan sesuatu yang saya alami akhir akhir ini. tanpa di sadari dua hari dr sebelum rahina purnama, tilem dan kajeng kliwon juga rahina besar lainnya kepala belakang saya sering sakit… yg membuat saya tdk bisa tidur sampai dini hari baru bisa tidur dan anehnya setiap sebelum rahina rahina tersebut saya selalu bermimpi di datangi ipar saya yg perempuan … , tapi di kehidupan nyata ipar saya ini memang kurang bagus terhadap saya… sedangkan saya tidak tahu apa salah saya pada ipar saya… mohon ida Ratu bhagawan bisa memberi tahu saya apakah ada hubungannya antara mimpi saya itu dan sakit kepala saya yg muncul sebelum rahina tersebut …
suksma banget
Om Santih, santih, santih, Om
Om Swastyastu,
Kemungkinan “serangan” ada (ingat jangan menuduh siapa-siapa), mengingat kumatnya sakit kepala menjelang hari-hari (dewasa) yang ideal bagi penekun black magic. Untuk mencegahnya kuatkan sembahyang, meditasi, berjapa gayatri, dan sering-sering melukat ke Sulingih terdekat.
Om Santih, santih, santih, Om
Om Swastyastu saya hendak bertanya tentang mimpi saya. Di dalam mimpi saya sanggah natah saya atapnya terpunggal karena kena petir atau pohon saya tidak yakin. apakah makna mimpi tsb?
Om Swastyastu,
Akan ada bencana yang menyebabkan down kehidupan anda
Om Santih, santih, santih, Om
Ratu Beghawan,
Saya bersyukur website ini sudah normal kembali. Saya sangat ingin bertukar pikiran dg Ratu krn saya anggap Ratu memiliki “complete packages” yg saya cari selama ini.Tehnology dan Religy adalah dua hal yang masih sulit saya temukan secara mudah …dan saya menemukannya di sini.
Sejak 10thn ini saya memiliki orang suci yang selalu saya hormati karena ketidaktahuan saya terhadap agama yg baru saya peluk.Dari beliau saya banyak mengerti hal hal yang tidak diketahui banyak orang. Bersama beliau pula saya sering menghaturkan “pekelem gumi” di depan laut Gua Lawah. Beliau selalu melaksanakan mandat Hyang Widhi berdasarkan petunjuk dan pewisik yg Beliau terima.
Pekelem terakhir yg kami haturkan purnama yg lalu berhubungan dengan petunjuk beliau ttg kejadian alam yang akan menimpa th 2012 mendatang. Setiap pekelem yang beliau haturkan senantiasa berhubungan dengan keselamatan alam semesta. Saya bersyukur bisa menjadi bagian dari misi mulia tersebut.Bumi akan selamat dari kehancuran th 2012, namun tetap akan mengalami goncangan hebat…bersyukurlah karena pemuja Bethara Wisnu akan terselamatkan !!!
Karena kedekatan bathin saya dengan Ratu, saya berharap sekali agar kelak Ratu bisa bertemu Beliau. Di tempat Beliau berada, Ratu akan mengerti mengapa Hyang Widhi mempercayakan tugas berat tsb di pundak Beliau meskipun Beliau seorang wanita.
Pekelem terakhir dan puncak yg harus beliau laksanakan adalah saat acara “Memungkah” di sanggah dadia (yg sebenarnya adalah Pura Sakral)tahun 2012 mendatang.
Jika Ratu berkenan hadir atas petunjuk Hyang Widhi, saya yakin dan percaya Ratu telah terlebih dahulu bisa merasakan dan mengerti mengapa upacara tsb harus terjadi di Pura tsb…dan bukan di Pura lain.
Maaf jika tulisan ini menyinggung atau mengganggu, tujuan saya hanya agar orang orang yang saya hormati dan teladani bisa saling mengenal..karena Beliau dan Ratu adalah Guru bagi saya.
Suksma
Om Swastyastu,
Saya ingin turut serta dengan anda. Tolong diberitahukan melalui HP 081-338-423-720 :
1. Kapan dan dimana
2. Untuk melakukan apa
3. Persiapan saya apa
Dan hal-hal lainnya
Om Santih, sntih, santih, Om
Om Swastyastu Ratu Bhagawan…
saya hendak menanyakan jika ada seseorang menggunakan sesuatu agar ia di segani dan agar orang lain menuruti kata kata orang tersebut… adakah cara untuk melindungi diri kita bila kita bertemu orang tersebut Ratu Bhagawan?? bila ada mohon Ratu Bhagawan memberi tahu saya… suksma
suksma banget
Om Santih, santih, santih, Om
Om Swastyastu,
Kuatkan japa dan yoga, maka anda tidak akan terpengaruh hal-hal buruk dari siapapun juga.
Baca di web ini tt pranayama, yoga kundalini, dan sapta ongkara mantra
Om Santih, santih, santih, Om
Hyang Ratu Bhgawan
Lalu apa yang harus saya lakukan agar arti dari mimpi tersebut tidak terjadi? Setelah mimpi tsb sebenarnya saya sudah melukat dengan bungkak nyuh gading menurut kepercayaan orang tua
suksma
Teliti apakah ada hal-hal yang berpotensi menyulitkan/menyusahkan anda atau singkatnya : adakah masalah yang dihadapi ? Kalau ya, cari jalan keluar yang tepat/baik.