Hari Kelahiran

QUESTION:

Nunas advice seputaran hari kelahiran. Putri tiyang lahir pada hari Malam Minggu, tepatnya jam 02.00 dini hari di Hari Minggu. Kebetulan Sabtunya Tumpek Uye (Tumpek Kandang?).

Secara Tahun Masehi kita bisa mencatatnya sebagai kelahiran di Hari Minggu. Jadinya Putri Tiyang kita sebut lahir Hari Minggu Umanis Menail.

Pertanyaan tiyang:

  1. Apakah seharusnya hari kelahiran Putri tiyang Hari Sabtu?
  2. Kalau benernya masuk hari Sabtu… berarti semua upacara manusa yadnya (seperti otonan) yang terkait hari lahir yang tiyang telah lakukan jadinya salah waktu?
  3. Apakah upacara-upacara tsb harus diulangi lagi? dan apa saja dan bagaimana caranya dan kapan?

ANSWER:

Pergantian ‘hari’/ tanggal menurut Hindu (di Bali) bukanlah jam 00 atau jam 24, tetapi pagi hari ketika matahari terbit (sekitar jam 6 pagi). Coba diingat, kapankah mulai dan berakhirnya ‘sipeng’ ketika Nyepi? Bukankah patokannya dini hari? bukan jam 24.

Jadi dalam kasus ini, kelahiran putrinya adalah Saniscara (Sabtu) atau Tumpek Uye. Tentu telah terjadi kekeliruan dalam menetapkan hari/ upacara tiga bulanan, dan otonan/ pawetuan.

Untuk itu ada jalan keluarnya, yaitu tunggu hari otonan/ pawetuan yad, adakan upacara otonan, dan tambahkan banten ‘guru piduka’ di pelinggih Kemulan, seraya matur bahwa karena tidak tahu, telah terjadi kekeliruan seperti itu. Selanjutnya gunakan hari otonan Saniscara (Tumpek Uye).

Published by

Bhagawan Dwija

Bhagawan Dwija dari Geria Tamansari Lingga, Singaraja, lahir di Singaraja tanggal 13 Maret 1945. Pendidikan dimulai di Sekolah Rakyat No. 1 Singaraja, dilanjutkan ke SMP No. 1 Singaraja, SMEA Singaraja, FE UniBraw Malang, Sekolah Kader Pimpinan I BRI Jakarta, Univ. of Phillippines, Los Banos, dan SESPIBANK Jakarta.

42 thoughts on “Hari Kelahiran”

  1. 21
    Putu Gintarini says:

    Om Swastiastu Bhagawan, tyang Putu lahir hari senin jam 5 pagi. Dari beberapa komen yang saya baca di atas, berarti otonan saya jatuh pada hari minggu? Selama ini saya selalu otonan hari senin. Suksma.

  2. 22
    wyan pasek says:

    Om swsti astu…Bhagawan yg tiang sucikan… tiang mau bertanya,,
    tiang lahir tgl 26 oktober 1972,,jam 2 pagi…. kira2 otonan tiang kapan ia…
    matur suksme bhagawan
    om shanti,shanti,shanti om

  3. 23
    putu suhartawan says:

    om swastiastu,, saya ingin bertanya,, ramalan dijawa kelahiran di hitung mulai 18.00 sedangkan di bali malah 06.00,, kira2,, peristiwa apa yang menyebabkan hal tersebut sehingga kepercayaan hari di mulai berbeda jauh dari kepercayaan jawa?? om shanti3x om..

  4. 24
    any hamdani says:

    mau tanya ni anak saya lahir hari selasa paing jam 18.30 netu anak saya apa masih selasa paing ato sdh masuk rabo pon tyerima kash

  5. 25

    Om swastiastu yening wuku anak sama bapak sama .apa kah berbahaya

  6. 26
    ketut suparsa says:

    saya jdi bingung gimana cara menentukan otonan ank saya,,lahir tgl 19 desember 2013

  7. 27

    Om Swastyastu,

    Kalau lahirnya tidak diantara jam 24 – 06 pagi, maka otonannya : Wrhaspati, Paing, Tambir.

    Om Santih, santih, santih, Om

  8. 28

    Om Swastyastu,, masalah penentuan hari lahir (Otonan) kalau lahir setelah jam 24.00 s/d 06.00, ini terus menjadi polemik dan kebanyakan tokoh2 dan Rohaniawan Hindu berpendapat bahwa Otonannya dipake hari kemarinnya, namun saya masih penasaran apa dasar penentuan itu, dan suatu saat saya menonton Dharma Wacana di Bali TV, cuman sekarang sudah lupa siapa nama Narasumbernya, disitu dijelaskan secara keilmuan (astronomi) bahwa pergantian hari berdasarkan kalender Hindu/Bali tepatnya jam 2 pagi. Saya jadi bingung penjelasan di Bali TV itu sepertinya lebih masuk akal,, namun kenyataan dimasyarakat kebanyakan memakai pergantian hari jam 6 pagi, dan kbetulan Anak saya lahir jam 4 pagi akhirnya Saya putuskan hari Otonannya pada hari bersangkutan, karena mengingat penjelasan di Bali TV (maaf saya lupa nama Narasumbernya) sepertinya lebih masuk akal, tentu benar atau salah Hyang Widhi Yang Maha Tahu, dan astungkara sampai sekarang anak saya tetap selamat rahayu semoga selamanya dalam lindunganNya. Mohon maaf bila yg saya tulis ada yang tdk berkenan. Om Shanti…Shanti…Shanti..Om

  9. 29
    Anna Parwa says:

    Om Swastyastu Bhagawan yg saya hormati, saya melahirkan anak pertama tgl Selasa, 5 Juli 2011, pukul 01.15 . Dan sejak itu kami sekeluarga berpatokan otonannya adalah hari Selasa (kalender nasional). Setelah saya baca ulasan diatas saya kira hari otonan anak saya salah. Saya bimbang, beberapa pendapat mengatakan hal seperti ulasan diatas, beberapa org memakai patokan kalender nasional. Pertanyaan saya, cara untuk memperbaiki hari kelahiran itu bagaimana? Apa harus di tanyakan ke sulinggih dulu? Apa saja sarana upakaranya? Mohon diberi pencerahan. Terimakasih

  10. 30
    Luh eni susilawati says:

    Saya mau tanya.suami saya lahir sukra pon tambir tahun 1979.tetapi tidak tau tanggal dan bulannya.trimakasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *