Kalender 200 Tahun

QUESTION:

Saya dikasi kalender 200 tahun oleh teman, kira-kira apa gunanya?

ANSWER:

Biasanya kalender sejenis itu (ada yang 300 tahun) ada ‘Pancawara’, ‘Saptawara’, dan ‘Wuku’ sehingga kita bisa menelusuri kembali kebenaran hari kelahiran di masa lampau, antara lain untuk mencari ‘pawetuan’ (otonan).

Namun perlu diingat bahwa pergantian hari/ tanggal menurut Hindu di Bali, bukanlah jam 24 atau jam 00, tetapi ketika matahari terbit di timur, atau sekitar jam 06 pagi.

Misalnya mereka yang lahir hari Selasa tanggal 2 Januari 2007 jam 02.00 (menurut Kalender Masehi), maka menurut Kalender ‘Saka-Bali’ kelahirannya adalah tgl. 1 Januari 2007 atau ‘Soma – Pon – Wuku Paang’ (Jadi bukannya Anggara Wage Wuku Paang). Dalam akte kelahiran, secara internasional disebut kelahiran tgl. 2 Januari 2007; tetapi dalam upacara-upacara 3 bulanan, otonan, gunakanlah patokan Soma – Pon – Paang sebagai hari kelahiran.

1 comment to Kalender 200 Tahun

  • 1
    Made Sumarta says:

    Bhagawan yang tiang sucikan,

    Om Suastyastu,

    Istri tiang orang Jogja, katolik, setelah menikah ikut Hindu. Dia lahir 15 Maret 1972, diwisudhi masuk Hindu oleh Mpu sebelum pernikahan.

    Kami, tiang dan 3 anak selalu dibuatkan otonan oleh istri, sementara istri belum pernah.
    Mohon advice nya, hari&wuku otonannya & model otonnan apa yang yang cocok/pantas/sebaiknya.

    Suksma atas perhatiannya.

    Om shanti shanti shanti, om.

    Made Sumarta
    Tangerang Selatan
    Banten 15418

Leave a Reply

  

  

  

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Subscribe without commenting