Lahir Melik

QUESTION:

Beberapa hari lalu di kampung tyang di Bali ada anak muda meninggal, sesuai hasil mepeluasan katanya itu garis hidupnya karena dia lahir “melik” (tyang tidak tahu istilah indonesianya).

Hal ini sebenarnya jadi pertanyaan tyang sejak kecil, apakah orang yang lahir ‘melik” memang harus mati muda? Dan dari yang tyang tahu orang yang lahir “melik” cenderung sifatnya baik.

Apakah apa upacara Khusus (seperti ngulapin) untuk melindungi anak yang lahir “melik’ agar berumur panjang?

ANSWER:

Uttpti – stiti – pralina adalah ‘kekuasaan’ Sanghyang Widhi, maka kita tidak pernah tahu apa ‘rencana’ – Nya terhadap kita/ umat manusia.

Di samping itu, suka – duka – lara – pati adalah kodrat manusia. Jadi menurut Hindu, kematian dengan cara apa pun dan kapan pun hendaknya diterima dengan iklas, karena yakinlah kematian itu juga kehendak-Nya.

25 comments to Lahir Melik

  • 11
    ayu says:

    Ratu sri bhagawan apurayang yening wenten iwang tiyang nulis asapuniki, melik di percaya merupakan suatu kelebihan yang di bawa oleh anak sejak lahir biasanya berupa ong kara, tapak dara dll sebagainya, kenapa anak melik meninggal usia muda ? Menurut saya di karenakan sinar dari kelebihan yang dubawa tersebut yang dapat menyempurnakan seseorang apabila belajar ilmu hitam, penyempurnaan dari wong samar dll. Nah oleh karena itu anak melik dapat melihat alam sekala perwujudan menyeramkan . makanya agar anak melik tidak di Pergunakan baik oleh orang yang belajar ilmu hitam atau penyempurnaan dari wong samar perlu diadakan upacara antugang melik ( pengembalian kelebihan berupa ong kara/ tapak dara ring idha). Biasanya ciri anak-anak melik, sering melihat alam sekala, aktif, sering sakit/ di guna guna, kecelakaan di tempat angker seperti jembatan , muara dll, sering kerauhan ( ada kerauan kesenengin bhatara/ kerauhan kesenengin alam bawah) . Astungkara om shanti shanti shanti om

  • 12
    Indra says:

    Om Swastiasu, Ratu Sri Begawan tyang mohon petunjuk terkait dengan seringnya putri kami melihat “hal/mahkluk gaib”. Putri bungsu kami ini sekarang baru tamat SD. Kami punya 3 anak, 2 putri dan 1 putra. Selama ini sering dia cerita ke kakaknya kalau melihat sesuatu baik dirumah kami di Denpasar mapun di rumah kampung. Yang membuat kami takut adalah kejadian 2 hari lalu, dimana pagi2 dia melihat ada sosok tubuh wanita, berambut panjang seperti berdarah dikamar tidur kakaknya.

    Kami merinding mendengarnya dan hanya bisa berdoa agar kami mendapat perlindungan dari hal-hal negative. Sering juga kalau anak2 kami sembahyang, putri kami ini “diganggu”. Pernah dia melihat anak kecil disampingnya, orang besar bahkan seperti “Dewa Siwa” yang hemat kami itu jadi-jadiannya para mahluk gaib tsb (wong samar, jin dsb).

    pernah saat ada upacara di kampung (malam hari), dia bilang dapat melihat banyak orang turut hadir pakain putih2 dan ada yang pakain merah. padahal saat itu kami hanya keluarga besar saja yang hadir dan tidak berbanyak orang dan tidak ada pula yang pakai baju merah.

    Memang kami pernah diberitahukan bahwa anak kami tersebut “melik” dan harus mendapat otonan khusus. demikian juga katanya karena anak kami ganjil (3 orang) dan yang putra berada diurutan tengah (anak ke 2).

    Yth Ratu Begawan, mohon penjelasan kejadian apakah sebenarnya yang dialami putri kami tersebut dan upacara apakah yang harus kami lakukan untuk mengatasinya. Kami juga takut mendengar kalau anak yang lahir melik akan cepat dipanggil Tuhan (meninggal dunia).

    Terimakah atas perkenan Ratu Pedanda memberikan kami pencerahan sehingga bisa menjadi lega dan lebih tenteram. Om Santi, Santi, Santi, Om.

  • 13
    Putu Devi says:

    Om Swastyastu Ratu Sri Begawan, nama saya Devi. Nama lengkap saya Ni Putu Lian Devi Kusuma Dewi. Saya berasal dari Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan. Begini Ratu, saya punya keluhan terhadap bawaan saya sejak lahir. Orang pintar bilang jika saya “MELIK”. Tapi, saat saya membaca ciri-ciri orang MELIK, katanya mereka yang melik itu akan melihat hal-hal gaib dan semacamnya. Tapi, saya tidak begitu. Apakah setiap anak yang Melik itu mempunyai kemampuan yang berbeda-beda ? Sejujurnya saya sakit-sakitan karena berat membawa “KEPALA” ( ada sesuatu di kepala saya) sehingga saya sering merasakan berat dikepala. Saya kelahiran Senin Kliwon 9 Agustus 1993.Yang ingin saya tanyakan biasanya orana-orang yang “MELIK” ini akan menjadi apa dimasa depannya? Sekian atas pertanyaan saya. Saya berharap Ratu Pedanda memberikan sedikit penjelasan dan sedikit pencerahan bagi saya. Om Santih Santih Santih Om

  • 14
    Ngurah says:

    om swastyastu Ratu Sri Begawan
    tyang ngurah, ring peluasan tyang nikange melik sareng balian ipun
    nikange tekening balyang tyang pateh sareng ajin tyang sane sampun almarhum (meninggal usia 45th sane pateh melik)
    nikange teken balyan tyang harus rajin sembahyang, meyadnya tur ngelaksanayang dharma.
    balyan ngucap mangkin memang ten wenten tanda-tanda, tapi setelah tyang dewasa sampun bekerja wawu nyingakan tanda2 ne jelek2
    tyang takut niki, tyang anak satu-satunya sane lanang ring jeroan tiyang, samian misan-misan lan semeton tyang istri
    dadosnyane tyang harapan keluarga tyang ngelanjutin keturunan ring keluarga tyang
    tyang akeh mirengan ritatkala anak sane melik punika umurnya ne pendek, patut sekadi punika ?
    tyang medalem ibun tyange , krane tyang harapanne satu-satunya .
    tyang mengharapkan Ida Sri Begawan ngicenin tyang jalan terbaik
    om santih santih santih om

  • 15
    Utari says:

    tiyang metaken,napi ciri-ciri anak melik. Napi harus takenan dumun, ring dije?

    Suksme

Leave a Reply

  

  

  

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Subscribe without commenting