Mengatasi Biaya Tinggi Upacara

Melaksanakan upacara Yadnya dewasa ini memerlukan biaya yang tinggi sedangkan keadaan perekonomian di Indonesia khususnya di Bali sulit akibat krisis moneter yang berkepanjangan. Di sisi lain umat Hindu berkewajiban melaksanakan Panca Yadnya.

Keadaan ini lebih dipersulit karena Tri Manggalaning Yadnya kurang mendalami Tattwa atau “Sastra Dresta”, dan sangat terpengaruh pada “gugon tuwon” atau “Kuna-Desa-Loka Dresta”. Read more » Mengatasi Biaya Tinggi Upacara

Upacara Mepinton

QUESTION:

Mohon penjelasan Ida Pandita seputar Upacara Mepinton

ANSWER:

Upacara “Mepinton” ada dua versi; versi yang pertama adalah upacara yang bertujuan untuk menghaturkan terima kasih kepada Hyang Widhi atas segala karunia-Nya yang telah memberikan kehidupan kepada manusia. Read more » Upacara Mepinton

Dewata Nawa Sanggha

1. Istilah yang benar: ‘Dewata Nawa Sanggha’ artinya: 9 Dewa Utama yang menyangga kehidupan di dunia (sesuai arah mata angin purwa daksina (melingkar sejalan dengan arah jarum jam)

2. Konsep ini berkembang sebagai Ilmu Tantrayana, di mana ajarannya disebut Tantrisme. Tantrisme berkembang menjadi suatu mashab yang maju pesat seiring dengan perkembangan sekte Siwaisme di India. Tantra yakni suatu paham ‘mistik’ yang dasar-dasarnya ada dalam Rgveda. Read more » Dewata Nawa Sanggha

Lek

Lek, hendaknya dibaca dengan mengucapkan “e” seperti “endapan” dalam Bahasa Indonesia. Di Buleleng, lek artinya “malu”. Bisa digunakan untuk memaki atau memarahi seseorang karena rasa kesal. Misalnya kalimat: “Cai sing nawang lek!” artinya: Kamu (laki-laki) tidak tahu malu!

Tiga huruf ajaib ini yang terangkai menjadi satu, ternyata besar sekali pengaruhnya pada perilaku manusia. Ia bisa menghentikan pembicaraan, menghentikan gerakan, atau bisa juga membuat gerakan seketika atau terencana. Read more » Lek

Cara Berbusana

Sloka yang mengatur dengan tegas (hitam di atas putih) tentang cara berbusana bagi para walaka (bukan Sulinggih) belum saya temukan, mungkin rekan-rekan lain ada yang tahu, silakan memberi masukan.

Bagi para Sulinggih (Pandita, Bhiksu/ Wiku) disebutkan dalam Silakrama tentang Satyabrata dan Amari Wesa. Read more » Cara Berbusana