Mantram Menyongsong Kelahiran Bayi

Segera setelah bayi lahir, setelah dibersihkan oleh dokter/ perawat, langsung bisikkan di telinganya mantram-mantram:

1. Maha Mantra Gayatri:

OM BHUR BHUVAH SVAH, TAT SAVITUR VARENYAM, BHARGO DEVASYA DHIMAHI, DHIYO YO NAH PRACODAYAT

Continue reading Mantram Menyongsong Kelahiran Bayi

Ngambul

Sebuah kisah nyata, namun identitas ‘pasien’ saya rahasiakan. Yang perlu dikemukakan adalah kasusnya, untuk pengalaman teman-teman. Ada ortu yang amat kaya di suatu Desa di Buleleng. Dia punya anak lelaki 3 dan anak perempuan 1. Anak-anak lelaki semuanya diberikan warisan berupa tanah kebun, rumah, dan mobil. Si anak perempuan tidak dapat apa-apa.

Ketika ia bertanya “Kenapa”, si ortu dengan ketus menjawab: “Nyai awak luh, mula tusing maan ape-ape, buin pidan kurenan nyaine ane mertenin” (artinya: kamu anak perempuan, memang tidak dapat apa-apa, kemudian hari suamimu yang akan mengurus dirimu). Continue reading Ngambul

Cuntaka

Menurut Keputusan Seminar Kesatuan Tafsir Terhadap Aspek-Aspek Agama Hindu yang disyahkan PHDI, hal-hal yang menyebabkan seseorang cuntaka (sebel) adalah: kematian, menstruasi, bersalin, keguguran kandungan, perkawinan, gamia-gamana (perkawinan yang dilarang Agama misalnya ayah mengawini anak gadisnya sendiri), salah timpal (bersenggama dengan binatang), hamil di luar nikah, mitra ngalang (berzina), kelahiran bayi tanpa nikah, sakit menahun (lepra, aids). Continue reading Cuntaka

Kesulinggihan

A. BAGIAN PERTAMA

1. Berdasarkan Keputusan Mahasabha PHDI ke-2 tanggal 2 s/d 5 Desember 1968, yang dimaksud dengan Sulinggih ialah mereka yang telah melaksanakan upacara Diksa, ditapak oleh Nabe-nya dengan Bhiseka: Pedanda, Bhujangga, Rsi, Bhagawan, Mpu, dan Dukuh.

Pada Keputusan Seminar Kesatuan Tafsir terhadap Aspek-aspek Agama Hindu ke-14 tahun 1986/1987 tentang Pedoman Pelaksanaan Diksa, ditetapkan sebagai berikut: Umat Hindu dari segala warga yang memenuhi syarat-syarat: Continue reading Kesulinggihan

Pikiran dan Ketenangan Jiwa

QUESTION:

Saya ingin bertanya tentang pikiran dan ketenangan jiwa. Apakah benar dosa yang paling berat adalah dosa pikiran?

Ketika sembahyang pikiran saya sering ga nyatu, saya juga sering berpikiran negatif dalam banyak hal, saya mohon bantuannya kepada bhagawan bagaimana cara menenangkan pikiran dan menyatukannya, adakah puasa atau mantramnya, mohon bantuannya terima kasih. Continue reading Pikiran dan Ketenangan Jiwa