Siwa Ratri: Malam Peleburan Dosa atau Penyadaran Dosa?

Siwaratri bukan malam ‘peleburan dosa’, tetapi adalah malam ‘penyadaran dosa’ karena:

1. Siwaratri artinya Siwa = Tuhan/ Bhatara Siwa; ratri = malam. Atau malamnya Bhatara Siwa/ Tuhan, saat yang tepat bagi manusia untuk merenungi kehidupan di masa lampau serta sadar/ eling pada dosa-dosa yang terlanjur, baik sengaja atau tidak sengaja telah terjadi. Continue reading Siwa Ratri: Malam Peleburan Dosa atau Penyadaran Dosa?

Penggunakan Mikropon di Pura

QUESTION:

Bagaimana pendapat Ida Pandita mengenai persembahyangan di Pura yang menggunakan mikropon?

ANSWER:

Dewasa ini persembahyangan di Pura sering dipimpin dengan menggunakan mikropon, maksudnya agar ada keseragaman gerak dan ucapan. Sikap dan gerak dari yang memimpin seharusnya dalam sikap dan gerak bersembahyang pula; apakah Puja Trisandya ataupun Kramaning Sembah. Continue reading Penggunakan Mikropon di Pura

Trihitakarana For The World

The relevancy to the world climate change anticipation

Introduction

Mpu Kuturan who came to Bali at 11 AD by request of King Udayana and Gunapriadharmapatni, not only succeed to unite various existing Hinduism sects at that time under Trimurti belief system, but also have placed social religious life foundation in the form of Desa Pakraman. Continue reading Trihitakarana For The World

Sorga dan Neraka – Believe It Or Not

Berdasar pengalaman saya memimpin upacara Pitra Yadnya sejak tahun 2000, barangkali sudah ribuan roh yang disucikan, ternyata yang namanya sorga dan neraka itu ada di alam setelah kehidupan kita di dunia.

Roh yang masuk neraka, tidak selamanya di sana, tetapi jika sudah dipandang cukup waktunya oleh Hyang Widhi, menjelma kembali menjadi manusia yang sangat papa, atau mahluk lain yang lebih rendah. Continue reading Sorga dan Neraka – Believe It Or Not