Mantram Sesontengan

QUESTION:

Saya belum mengerti mengenai “Mantram sesontengan” bagi para walaka, dan ada beberapa pertanyaan lagi sebagai berikut:

  1. Apakah mantram sesontengan itu
  2. Ketika bersembahyang ada yang tangannya menjepit bunga, ada yang menjepit dupa; yang manakah yang benar dan apa filsafatnya. Read more » Mantram Sesontengan

Metatah di Jaba Pura

QUESTION:

Bolehkan Metatah di Jaba Pura?

ANSWER:

Metatah di Jaba-Pura (nista-mandala) dari sebuah Pura atau Sanggah Pamerajan, dibolehkan, asal para peserta pada saat upacara metatah tidak keluar masuk kedalam madya-mandala, dan utama mandala. Read more » Metatah di Jaba Pura

Sekilas Pawiwahan Menurut Manawa Dharmasastra

Dalam Kitab Suci Hindu: Manawa Dharmasastra ada delapan cara perkawinan, yaitu: Brahma Wiwaha, Dewa Wiwaha, Arsa Wiwaha, Prajapatya Wiwaha, Asura Wiwaha, Gandharwa Wiwaha, Raksasa Wiwaha, dan Paisaca wiwaha.

Diantaranya ada tiga cara yang tidak sesuai dengan zaman sekarang karena bertentangan dengan hukum positif, yaitu: Asura Wiwaha, Raksasa Wiwaha, dan Paisaca Wiwaha, karena itu tidak dibicarakan di sini. Read more » Sekilas Pawiwahan Menurut Manawa Dharmasastra

Mantram Pawiwahan - Short Story

Beberapa kutipan Veda di bawah ini dapat digunakan sesuai dengan tujuannya:

1. Rgveda X.85.23

SAM JASPATYAM SURYAMAM ASTU DEVAH

Ya, Hyang Widhi, semoga kehidupan perkawinan kami berbahagia dan tentram. Read more » Mantram Pawiwahan – Short Story

Yadnya yang Efektif dan Praktis di Jaman Modern

Yadnya atau Yajna dalam Bahasa Sanskrit adalah suatu bentuk pengorbanan yang suci dan tulus ikhlas. Pengorbanan itu dapat berwujud dan dapat pula tidak berwujud.

Pengorbanan yang berwujud berupa benda-benda atau kegiatan, sedangkan pengorbanan yang tidak berwujud adalah berupa “tapa” atau pengekangan indria dan pengendalian diri agar tetap berada pada jalur Dharma. Read more » Yadnya yang Efektif dan Praktis di Jaman Modern