QUESTION:
Apakah sajen yang berkembang di Bali ini perlu kita sosialisasikan kepada umat Hindu asli Jawa/ Sumatera yang notabena sajennya lebih sederhana?
ANSWER:
Pendapat saya singkat saja: Membaca sejarah/ babad/ prasasti-prasasti/ pelelutuk yang ada di Bali (antara lain: Markandeya Tattwa, Tutur Kuturan, Sanghyang Aji Swamandala, Gong Besi, Dwijendra Tattwa), maka: Upakara yang juga dinamakan: banten, bali, hanya bagi umat Hindu yang di Bali, atau bagi umat Hindu Bali yang merantau keluar Bali. Read more » Sosialisasi Banten
Menurut Keputusan Seminar Kesatuan Tafsir Terhadap Aspek-Aspek Agama Hindu yang disyahkan PHDI, hal-hal yang menyebabkan seseorang cuntaka (sebel) adalah: kematian, menstruasi, bersalin, keguguran kandungan, perkawinan, gamia-gamana (perkawinan yang dilarang Agama misalnya ayah mengawini anak gadisnya sendiri), salah timpal (bersenggama dengan binatang), hamil di luar nikah, mitra ngalang (berzina), kelahiran bayi tanpa nikah, sakit menahun (lepra, aids). Read more » Cuntaka
Cara mendapatkan sumber kehidupan bagi umat Hindu diatur dalam Manawa Dharmasastra *) Buku ke-4 “Atha Caturtho ‘Dhyayah” antara lain pada pasal 3 berbunyi:
YATRAM ATRA PRASIDDHYARTHAM, SWAIH KARMABHIRAGARHITAIH, AKLESENA SARIRASYA KURWITA, DHANASAMCAYAM
artinya: Untuk tujuan mendapat nafkah guna menunjang kehidupan, seseorang hendaknya mengumpulkan penghasilannya dengan menjalankan usaha yang tidak tercela sesuai dengan swakarma-nya tanpa membuat dirinya terlalu payah tidak menentu. Read more » Cara Mendapatkan Sumber Kehidupan
I Tomplok jatinne umurne nu cenik, mara kelas nem SD, kuwale awakne mokoh bin tegeh. Yen nyen kaden juangine. Bapanne berag cara kuangan amah, memenne masi berag tangkahne tipis cara silet.
Ada perawat Puskesmas anak muani ngoyong di samping umahne I Tomplok. Iye mapi-mapi cara anak duweg dogen. Pepes ngelalinin I Tomplok. Kone iye dot nawang ape kerananne awakne I Tomplok jog nyelod gati cara sube bajang. Apa ke ngeraksa gelem atau penyakit lenan ane berbahaya. Read more » Satua Basa Beleleng: Sayang-Sayang Ketimun
Tatkala perang Bharatayudha berkecamuk dengan hebatnya di Kuruksetra, ada percakapan yang penting antara Prabu Madra (Sang Salya) dari pihak Korawa dengan kemenakan beliau Sang Nakula dari pihak Pandawa.
Prabu Madra mengingatkan bahwa kelak akan tiba jaman Kali, di mana sebagian besar umat manusia, yaitu 3/4 dari jumlah penduduk dunia akan cenderung berbuat adharma, sedangkan yang berbuat dharma tinggal 1/4 saja. Read more » Perilaku Manusia di Jaman Kali
The Mekepung was originally held as part of the harvest festivities. The carts and buffaloes were, until quite recently, still used for transportation. The Mekepung consists of a race between two carts pulled by water buffaloes. The colorfully decorated animals race on a two-kilometer course. Read more » Makepung (Buffalo Races)
Seri Tulisan Seputar Donor Darah
MASALAH
Dalam pelayanan permintaan darah harus diberikan darah yang cocok bagi orang sakit. Yang dimaksud dengan cocok adalah yang sama golongan ABO-nya. Tetapi kadang-kadang walaupun sudah sama golongan ABO-nya, masih terdapat ketidakcocokan, yang disebabkan oleh golongan darah lain, yaitu golongan Rhesus.
Misalnya: Orang sakit yang mempunyai golongan A Rhesus negatif harus dicarikan golongan A Rhesus negatif lagi. Read more » Golongan Rhesus
|
|
Recent Comments