Silsilah Sri Kesari Warmadewa

Berdasarkan Lontar Babad Arya di Gedong Kirtya Singaraja, Silsilah Sri Kesari Warmadewa adalah sebagai berikut: Pada abad ke-4 di Campa, Muangthai bertahta Raja Bhadawarman.

Beliau diganti oleh anaknya bernama Manorathawarman, selanjutnya Rudrawarman. Anak Rudrawarman bernama Mulawarman merantau, mendirikan kerajaan Kutai. Read more » Silsilah Sri Kesari Warmadewa

Manfaat Uang Mekelin

QUESTION:

Pada saat jenasah yang akan dikubur atau diurug dengan tanah, biasanya diberi uang atau “mekelin”. Pertanyaan saya:

  1. Apakah manfaat uang “mekelin” tersebut
  2. Bolehkah uang “mekelin” itu diambil untuk difungsikan ke arah yang benar. Read more » Manfaat Uang Mekelin

Menjadi Bendesa (Klian Adat)

Saya banyak membaca di internet adanya reformasi Bendesa (Klian) Adat, dan beberapa rekan dengan semangat ingin mengadakan perubahan dengan mendorong pencalonan Bendesa Adat yang dipilih secara demokratis dan mengusahakan calon yang tepat.

Untuk itu mungkin ada baiknya jika kita menggunakan sistem manajemen modern dalam tatanan adat, dimulai dari penetapan persyaratan jabatan, kemudian diikuti dengan job description yang tegas. Selanjutnya sanksi yang dapat dikenakan bila Bendesa melangar ketentuan yang berlaku. Read more » Menjadi Bendesa (Klian Adat)

Hindu di Bali dan Masa Depannya

Saya ingin menyampaikan bahwa setiap hari bangun pagi saya merasa takut memikirkan bagaimana masa depan Hindu di Bali, melihat perkembangan dari hari ke hari dari godaan yang bertubi-tubi pada semeton kita Hindu, datang dari berbagai penjuru.

Adanya “pendatang haram” pemulung, tukang bakso, kaki lima, tukang gali, pedagang acungan, wanita penjaga cafe, dll. Siaran TV yang banyak iklannya, VCD, anak-anak SMU yang berbicara dengan teman sesama Bali menggunakan bahasa Indonesia dialek Betawi: nyokap lu, bokap lu, gue sih kagak doyan, dll. sering saya dengar di pilihan lagu di radio, kirim salam antar teman. Read more » Hindu di Bali dan Masa Depannya

Bali

1. Asal mula, sekitar abad ke-8, Bali = banten. Nama Bali pertama-tama disampaikan oleh Maha Rsi Markandeya yang datang dari Gunung Raung (Jatim) untuk menyebarkan agama Hindu di Bali dari sekte Waisnawa.

Beliau mengajarkan membuat banten lalu mengatakan itulah Bali. Sumber: Lontar Markandeya Tattwa Read more » Bali