Penentuan Padewasaan

QUESTION:

Di kampung tiang ada kebiasaan yang menurut tiang sangat bertentangan dengan nilai budaya dan akal sehat, yaitu menaruh mayat di rumah selama berbulan bulan karena alasan belum menemukan dewasa yang tepat.

Ada juga yang menaruh mayat keluarganya sampai lebih dari 1 tahun dengan alasan meningkatkan gengsi. Yang perlu tiang tanyakan apakah hal ini dibenarkan oleh agama. Siapa saja sebenarnya yang berhak menunjukan padewasaan? Continue reading Penentuan Padewasaan

Belog Polos

Sifat perilaku kebanyakan orang Bali yang tidak suka menonjolkan diri, menunjukkan kelebihan, apalagi bertingkah sombong, mungkin didasari kesadaran penuh pada hakekat ke-Tuhan-an yang maha kuasa di mana ada unsur keyakinan bahwa apapun yang dimiliki dan diketahui umat manusia sangat tidak berarti jika dibandingkan dengan-Nya.

Tetua di jaman lampau suka menasihati anak-anak agar selalu bersikap, berkata dan berpikir sederhana, tidak mengada-ada, tersirat dari lagu anak-anak: Continue reading Belog Polos

Kandapat

QUESTION:

  1. Napi kewastanin “kanda pat” napi keutamanyane? ring dija manten kaanggen ajah-ajahane puniki?
  2. Kantor tityange (sekadi Rumah Sakit) ngontrak genah ring anak sane nenten Hindu, sampun kaledangang olih sang meduwe wangunan/ tanah irike pacang ngewangun “Palinggih Padma sari”. Napi patutne sane margiyang tityang riantukan kantun kabligbagang ring kantor, wantah Ida arsa, picain sisyan duwene pengalang manah. Continue reading Kandapat

Suka Duka Lara Pati

QUESTION:

Kenapa kehidupan manusia lebih banyak susahnya dibandingkan senangnya?

ANSWER:

Kehidupan kita sebagai manusia tidak dapat lepas dari hukum Hyang Widhi, yaitu: suka – duka – lara – pati. Siapapun pernah mengalami empat keadaan itu baik ia orang berpangkat, berbangsa, berkuasa, bahkan rakyat jelata. Continue reading Suka Duka Lara Pati

Padewasaan

Perkataan DEWASA berasal dari bahasa Sanskerta: DIV artinya “Sinar” kemudian menjadi DEVA (arti yang ke-3: sama dengan Dewa, yaitu manifestasi Hyang Widhi) dan menjadi DIVASA (arti yang ke-4: langit, sorga, hari).

Perkataan Divasa, berkembang di Bali menjadi DEWASA atau PADEWASAAN, atau WARIGA DEWASA, yaitu pemilihan hari baik untuk menuju jalan yang mulia berdasarkan posisi dan peredaran benda-benda langit di angkasa: matahari, bulan, dan bintang. Continue reading Padewasaan