Sekilas Reinkarnasi

Ketika Atman ber-reinkarnasi dapat mengambil wujud sebagai manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan sesuai dengan karmapala/ karmawasana Atman dalam kehidupan sebelumnya.

Jika karmawasananya baik akan menjelma sebagai manusia suputra, demikian selanjutnya menurut jenjang subha-asubha karma yang membungkus Atman. Read more » Sekilas Reinkarnasi

Kehidupan Manusia

Dari berbagai sumber misalnya Catur Weda (Sruti), Smerti, Upanisad, Nibanda, dll. dapat ditarik kesimpulan bahwa kehidupan manusia di jagat raya ini dipengaruhi oleh:

1. Karmawasana. Termasuk di dalamnya: subha/ asubha karma, karmaphala (prarabdha, kriyamana, dan sancita), guna-swabhawa (asuri sampad atau daiwi sampad). Read more » Kehidupan Manusia

Apakah Puja Trisandya dikenal di India?

QUESTION:

1. Apakah Puja Trisandya dikenal di India?
2. Kapan Penjor Galungan mulai dipasang dan kapan dicabutnya?

    ANSWER:

    1. Sesuai dengan Keputusan Mahasabha VI PHDI/1991, Puja Trisandya yang merupakan salah satu pedoman cara bersembahyang bagi umat Hindu di Indonesia. Read more » Apakah Puja Trisandya Dikenal di India?

    108

    Angka 108 merupakan angka keramat bagi pemeluk Hindu di mana:

    1. 1+0+8 = 9 berkaitan dengan pangider-ider Dewata Nawa Sangga (sembilan Dewa yang menyangga bumi dari arah mata angin) Read more » 108

    Masalah Mecaru

    QUESTION:

    1. Yening nanding caru manca sata berapa jinah bolong masuk urip.
    2. Yening pasegehan manca warna, nasine sane mewarna napi paling luan.
    3. Yening mecaru manca sanak patut medaging durmenggala
    4. Yening manca sata patut medaging prayascita, durmenggala ring pasegehan atuwunan Read more » Masalah Mecaru

    Ngaben Gotong-Royong

    Udara panas di balai desa tidak menghambat semangat warga desa berkumpul hari itu mendengarkan dharma wacana saya. Beberapa hari sebelumnya pengurus desa sudah ke Geria merundingkan rencana ngaben massal yang sudah tercetus pada paruman-paruman desa beberapa bulan lalu.

    Mereka datang berlima, dipimpin Klian Adat yang membuka pembicaraan pertama: “Maaf Ratu Bhagawan, kami sebenarnya sangat malu menyampaikan keinginan warga kami untuk melaksanakan ngaben massal, karena kemampuan kami sangat minim; tetapi atas desakan warga, kami berani datang karena mereka mendengar di beberapa desa lain, Ida Bhagawan sudah memimpin upacara Pitra Yadnya massal dengan biaya sangat rendah.” Read more » Ngaben Gotong-Royong

    Makna Banten Bagi Umat Hindu di Bali dan Masalahnya Kini

    Pada Mahasabha VIII PHDI yang digelar di Hotel Radison Denpasar bulan September tahun 2001 yang lalu, saya sempat berbincang dengan saudara kita umat Hindu asal Banten utusan Jawa Barat.

    Dia mengatakan bukti kita bersaudara sangat kuat, karena upakara yang dikatakan di Bali sebagai “Banten”, di Banten disebut sebagai “Bali”. Dalam Bhuwana Tattwa Maha Rsi Markandeya, disebutkan bahwa Maha Rsi bersama pengikutnya membuka daerah baru pada Tahun Saka 858 di Puakan (Taro – Tegal Lalang, Gianyar, sekarang) . Read more » Makna Banten Bagi Umat Hindu di Bali dan Masalahnya Kini