Asimilasi dengan Konsep Buddha

QUESTION:

Tiyang sempat membahas kembali tentang tradisi Bali tentang uraian Bhagawan mengenai pandangan terhadap sapi di Bali, yang disebutkan mengacu pada lontar ‘Cumbuana Sesana’ dan lontar ‘Widdhi Tatwa’.

Pembahasan tersebut menjadi panjang/ lebar dan memang belum ada titik temu. Continue reading Asimilasi dengan Konsep Buddha

Aborsi Dalam Teologi Hinduisme

Aborsi dalam Teologi Hinduisme tergolong pada perbuatan yang disebut “Himsa karma” yakni salah satu perbuatan dosa yang disejajarkan dengan membunuh, meyakiti, dan menyiksa.

Membunuh dalam pengertian yang lebih dalam sebagai “menghilangkan nyawa” mendasari falsafah “atma” atau roh yang sudah berada dan melekat pada jabang bayi sekalipun masih berbentuk gumpalan yang belum sempurna seperti tubuh manusia. Continue reading Aborsi Dalam Teologi Hinduisme

Menikah Dengan Orang yang Kastanya Lebih Tinggi

QUESTION:

  1. Apakah seorang wanita yang menikah dengan seseorang yang kastanya lebih tinggi tidak diperkenankan untuk menyumbah orang tuanya yang meninggal? Dan apakah juga cucunya tidak diperkenankan untuk menyumbah? Apakah ini termasuk larangan Agama Hindu?
  2. Apakah dalam upacara mepamit di Sanggah perempuan, calon suami yang kastanya lebih tinggi tidak diperkenankan ikut bersembahyang?
  3. Saat upacara perkawinan di pihak Lelaki (kastanya lebih tinggi) banten natab dibuat secara terpisah atau jadi satu? Contohnya ada beberapa upacara natab di mana perempuannya natab dengan keris atau juga dengan tampul. Continue reading Menikah Dengan Orang yang Kastanya Lebih Tinggi

Upacara Bhuta Yadnya

Yadnya adalah korban suci yang dilakukan dengan hati yang tulus iklas dan merupakan salah satu kewajiban bagi umat Hindu. Betapa pentingnya yadnya bagi umat Hindu disebutkan dalam Bhagawadgita, Bab III, 12 dan 13 (Prof. Dr. I.B.Mantra) sebagai berikut:

ISTAN BHOGAN HI VO DEVA, DASYANTE YAJNABHAVITAH, TAIR DATTAN APRADAYAI BHYO, YO BHUNKTE STENA EVA SAH

Continue reading Upacara Bhuta Yadnya