Pedoman Perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan

1. ACUAN

  1. Keputusan Seminar Kesatuan Tafsir Terhadap Aspek-aspek Agama Hindu disyahkan PHDI Pusat.
  2. Kidung Panji Amalat Rasmi
  3. Lontar Purana Bali Dwipa
  4. Lontar Sri Jayakasunu
  5. Lontar Sundarigama Read more » Pedoman Perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan

Upacara Pawiwahan Sadampati

1. TATTWA

Upacara Pawiwahan Sadampati adalah upacara yang sangat sederhana, biayanya sedikit namun makna yang dikandung sangat tinggi, karena banten (upakara) yang digunakan dalam upacara pawiwahan ini mengandung simbol-simbol yang lengkap.

Perkataan Sadampati terdiri dari rangkaian kata-kata: sa-dampa-ti masing-masing kata berarti sebagai berikut: sa = satu; dampa = tempat duduk/ bangku; ti = orang. Keseluruhan berarti: orang-orang yang duduk bersama dalam satu bangku untuk menikah. Acuan upacara ini adalah lontar: Dharma Kauripan. Read more » Upacara Pawiwahan Sadampati

Proses Pelepasan Sang Atma

QUESTION:

1. Berdasarkan besar kecilnya upacara, ngaben dibedakan menjadi 5 tingkat yang diuraikan dalam Lontar Sundarigama. Lima tingkatan ngaben itu disebut Panca Wikrama (Panca Atma):

  1. Sawa Preteka
  2. Sawa Wedana
  3. Pranawa
  4. Swasta
  5. Mitra Yadnya

Sebagaimana kita ketahui bersama fungsi ngaben adalah melepaskan Sang Atma dari ikatan Panca Mahabuta. Pertanyaannya: apakah prosesing pelepasan Sang Atma dari ikatan Panca Mahabuta tergantung tingkatan upacara ngaben di atas atau tergantung dari subha asubha karma yang dibuatkan upacara. Mohon penjelasan. Read more » Proses Pelepasan Sang Atma

Ogoh-Ogoh dan Nyepi

QUESTION:

Ida Pandita Nabe yang saya sucikan, sehubungan dengan ritual Nyepi pada bulan Maret ini dan dengan adanya pro dan kontra tentang “Ogoh Ogoh”.

Sehari sebelum Hari Raya Nyepi kami umat Hindu Bintan sebagaimana biasa di setiap perayaan Nyepi selalu membuat Ogoh Ogoh, karena keberadaan Ogoh Ogoh tersebut digunakan sebagai momentum yang baik untuk menarik wisatawan asing agar berkunjung ke Bintan Beach International Resort. Read more » Ogoh-Ogoh dan Nyepi

Mahabrata

1. Di bagian akhir cerita, Yudistira di Neraka (maya katanya) 13 hari lamanya terus Neraka maya menjadi Surga di hari ke-13 sejak Yudistira di sana. Kenapa 13?

Angka 13 dalam Hindu adalah angka yang keramat, karena dalam Sanskrit dan juga terbawa dalam Bahasa Jawa Kuno disebut sebagai “trio dasa sakti’ artinya 13 manifestasi Sanghyang Widhi, Yang Maha Esa, atau yang 13 itu adalah 1 jua adanya. Read more » Mahabrata