Bolehkah Kita Berbohong?

Berbohong adalah dosa bagi umat Hindu, karena dalam Trikaya Parisuda, pada wacika parisuda, umat Hindu diharuskan melaksanakan ‘satya wacana’, artinya satu kata, pikiran, dan perbuatan.

Tetapi tengoklah Bharata Yuda pada parwa ke-7 yang mengisahkan gugurnya Bhagawan Dorna. Di suatu hari ketika ia menjadi panglima perang di pihak Korawa, tak ada pendekar Pandawa yang bisa mengalahkannya. Sri Kresna menasihati Arjuna bahwa Bhagawan Dorna harus mati hari itu, karena bila tidak, esok Pandawa akan hancur lebur. Read more » Bolehkah Kita Berbohong?

Jero Ketut

Entah kenapa pula, binatang menjijikkan yang biasa hidup di selokan kotor itu mendapat nama terhormat sebagai “Jero Ketut”. “Ape madan Jelo Ketut, kaki?” (Apa yang bernama Jero Ketut, kakek?) Tanya si cucu kepada kakeknya, Nengah Diarta, di suatu pagi, ketika si kakek sedang asik menghirup kopi hangat ditemani ketela rebus.

“Bikul!” (Tikus!) jawab si kakek ketus dengan nada kesal mengarah benci.

Bukan kepada cucunya yang baru belajar ngomong ini, tetapi kepada tikus-tikus yang serakah, memakan apa saja, dari hasil panen sampai kabel listrik, bahkan sepatu cucunya tak lepas dari perhatian si tikus. Read more » Jero Ketut

Perhitungan 7 Bulanan Untuk Calon Anak

QUESTION:

1. Bagaimanakah cara mencari perhitungan 7 bulanan untuk calon anak yang masih dalam kandungan?

Apakah menggunakan perhitungan 7 bulan Bali (35 hari x 7) atau pakai kalender nasional? (contoh kalau seandainya haid terakhirnya jatuh pada 16 Mei 2006, kapankah upacara 7 bulanan yang paling baik dilangsungkan?) Read more » Perhitungan 7 Bulanan Untuk Calon Anak

Jam Persembahyangan Hari Raya Kuningan

QUESTION:

Pertanyaan seputar jam persembahyangan Hari Raya Kuningan.

ANSWER:

Pada Hari Raya Kuningan, Ida Sanghyang Widhi Wasa memberkahi dunia dan umat manusia sejak jam 00 sampai jam 12. Jadi di saat itu sangat tepat kita datang menyerahkan diri kepada-Nya mohon perlindungan. Read more » Jam Persembahyangan Hari Raya Kuningan

Upacara Mepinton

QUESTION:

Mohon penjelasan Ida Pandita seputar Upacara Mepinton

ANSWER:

Upacara “Mepinton” ada dua versi; versi yang pertama adalah upacara yang bertujuan untuk menghaturkan terima kasih kepada Hyang Widhi atas segala karunia-Nya yang telah memberikan kehidupan kepada manusia. Read more » Upacara Mepinton