Galungan – Rangkaian Upacara dan Makna Filosofinya

TUMPEK WARIGA

Jatuh pada hari Saniscara, Kliwon, Wuku Wariga, atau 25 hari sebelum Galungan. Upacara ngerasakin dan ngatagin dilaksanakan untuk memuja Bhatara Sangkara, manifestasi Hyang Widhi, memohon kesuburan tanaman yang berguna bagi kehidupan manusia.

ANGGARA KASIH JULUNGWANGI

Hari Anggara, Kliwon, Wuku Julungwangi atau 15 hari sebelum Galungan. Upacara memberi lelabaan kepada watek Butha dengan mecaru alit di Sanggah pamerajan dan Pura, serta mengadakan pembersihan area menjelang tibanya hari Galungan. Continue reading Galungan – Rangkaian Upacara dan Makna Filosofinya

Tahun Saka dan Hari Raya Nyepi

Astronomi (Ilmu perbintangan) yang menjadi patokan perhitungan untuk hari-minggu-bulan-tahun bagi umat manusia sebenarnya sudah dikenal di India sekitar 12.000 tahun Sebelum Masehi (SM). Dari India astronomi ini menyebar ke benua Eropa dan Asia.

Weda yang diwahyukan sekitar 3000 tahun SM disebut sebagai Weda Sruti. Sifat-sifat kebenaran Weda Sruti menurut para Maha Rsi adalah:

  1. Pratiyaksa (dapat dirasakan/ diamati),
  2. Adhiyatmika (dapat dipikirkan/ direnungkan), dan
  3. Paroksa (dapat dipelajari/ didiskusikan). Continue reading Tahun Saka dan Hari Raya Nyepi

Kandapat

QUESTION:

  1. Napi kewastanin “kanda pat” napi keutamanyane? ring dija manten kaanggen ajah-ajahane puniki?
  2. Kantor tityange (sekadi Rumah Sakit) ngontrak genah ring anak sane nenten Hindu, sampun kaledangang olih sang meduwe wangunan/ tanah irike pacang ngewangun “Palinggih Padma sari”. Napi patutne sane margiyang tityang riantukan kantun kabligbagang ring kantor, wantah Ida arsa, picain sisyan duwene pengalang manah. Continue reading Kandapat

Sampradaya

Suatu kajian singkat mengenai keberadaannya, yang perlu dipikirkan dalam upaya pencerahan Agama Hindu di Indonesia, khususnya di Bali

Disampaikan pada Seminar Mahasabha ke-8 PHDI Wilayah Bali dan sekitarnya bertempat di Natour Bali Hotel, Jalan Veteran No. 3, Denpasar.

1. PENDAHULUAN

Gairah generasi muda Hindu di Indonesia khususnya di Bali untuk mempelajari dan meresapkan ajaran-ajaran Agama Hindu, sejak beberapa tahun terakhir ini menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Continue reading Sampradaya

Pewintenan Untuk Suami Istri

QUESTION:

Pertanyaan seputar pewintenan untuk suami istri.

ANSWER:

Pawintenan harus dilakukan bersama-sama oleh suami dan istri. Bila sebelum menikah laki-laki sudah mawinten, maka ketika menikah, setelah upacara pawiwahan suami istri harus mawinten ulang dengan banten ayaban sama seperti ketika suaminya mawinten dahulu. (Banten ayaban ada tiga tingkat: Saraswati, Bebangkit, dan Catur). Continue reading Pewintenan Untuk Suami Istri