Badung

The Regency of Badung, which is located between 08 degrees south latitude and 115 degrees east longitude, is shaped like “keris”, a traditional sword in Bali. The Regency, which has only 418.52 square kilometers of land, is divided into six districts (kecamatan), 40 administrative villages (desa dinas and kelurahan), and as many as 117 traditional villages (desa adat). Continue reading Badung

Tokek dan Tabuhan

QUESTION:

Di rumah saya sejak minggu kemarin ada tokek dan selalu bersuara pada malam hari dan anehnya bunyi selalu tiga kali tak pernah kurang dan tak pernah lebih. Di depan kanopi ada Tabuan Kunyit di plafon dan ini sudah sebesar kepala.

Dan pada malamnya jam 12 selalu saya bermimpi ditarik-tarik untuk melaksanakan sembahyang malam, dan selalu saya lakukan kalau pas ada di rumah, setelah itu tak ada mimpi lagi. Continue reading Tokek dan Tabuhan

Bertanya Online

QUESTION:

Mohon maaf karena menggunakan bahasa indonesia. Ida Pandita yang saya muliakan, Titiang salah satu orang bali yang beragama hindu, membaca artikel ida pandita di stitidharma.org, membuat rasa keingintahuan saya sebagai orang yang beragama hindu keluar.

Banyak sekali pertanyaan- pertanyaan yang ingin saya ajukan. Sebenarnya ingin sekali melakukan tanya jawab seperti seorang murid kepada gurunya. Continue reading Bertanya Online

Berupacara Dengan Biaya Murah

Upacara adalah salah satu dari tiga kerangka Agama Hindu. Dua lainnya adalah Tattwa dan Susila.

Ketiganya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan bagaikan sebutir telur, Tattwa diibaratkan sebagai sari telur yang berwarna kuning, Susila diibaratkan sebagai putih telur, dan Upacara diibaratkan sebagai kulit telur. Continue reading Berupacara Dengan Biaya Murah

Penunggun Karang

Istilah Penunggun Karang dalam Sastra Dresta disebut Sedahan Karang (di perumahan) untuk membedakan dengan Sedahan Sawah (di sawah) dan Sedahan Abian (di kebun/ tegalan/ abian).

Dalam lontar Kala Tattwa disebutkan bahwa Ida Bethara Kala bermanifestasi dalam bentuk Sedahan Karang/ Sawah/ Abian dengan tugas sebagai Pecalang, sama seperti manifestasi beliau di Sanggah Pamerajan atau Pura dengan sebutan Pangerurah, Pengapit Lawang, atau Patih. Continue reading Penunggun Karang