Proses Pelepasan Sang Atma

QUESTION:

1. Berdasarkan besar kecilnya upacara, ngaben dibedakan menjadi 5 tingkat yang diuraikan dalam Lontar Sundarigama. Lima tingkatan ngaben itu disebut Panca Wikrama (Panca Atma):

  1. Sawa Preteka
  2. Sawa Wedana
  3. Pranawa
  4. Swasta
  5. Mitra Yadnya

Sebagaimana kita ketahui bersama fungsi ngaben adalah melepaskan Sang Atma dari ikatan Panca Mahabuta. Pertanyaannya: apakah prosesing pelepasan Sang Atma dari ikatan Panca Mahabuta tergantung tingkatan upacara ngaben di atas atau tergantung dari subha asubha karma yang dibuatkan upacara. Mohon penjelasan. Read more » Proses Pelepasan Sang Atma

Perumahan Penduduk Hindu di Bali, Masa Kini

Tata cara membangun perumahan menurut smerti Agama Hindu bagi para pemeluknya di Bali diatur antara lain dalam lontar Kaputusan Sanghyang Anala.

Di dalamnya dijelaskan secara rinci mulai dari memilih letak tanah, jenis tanah, seterusnya tentang tata ruang halaman, prosedur membangun, dan upacara yang berkaitan dengan nyakap palemahan dan mlaspas bangunan. Read more » Perumahan Penduduk Hindu di Bali, Masa Kini

Hak dan Kewajiban Politik Umat Hindu Sebagai Warganegara

Dalam waktu dekat Bali akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara langsung di beberapa Kabupaten. Pilkada ini hal yang baru. Pertanyaannya, siapkah atau sudahkah umat Hindu merasa cukup dewasa dalam berpolitik?

Politik dalam tinjauan ini mengacu pada political parties seperti apa yang dipaparkan oleh V.O. Key Jr. dalam bukunya: Politics, Parties, and Pressure Groups, Crowell 1964, 5th ed.: Read more » Hak dan Kewajiban Politik Umat Hindu Sebagai Warganegara

Tenung Joyoboyo Untuk Perkawinan

Joyoboyo adalah seorang Raja Panjalu/Kediri keturunan Erlangga, bertahta sejak 1130 M sampai 1160 M (selama 30 tahun). Beliau dikenal dengan nama Sri Jayabhaya atau Prabu Jayabhaya. Setelah Erlangga turun tahta sebagai raja Kahuripan wilayah kerajaan terbagi dua, yakni Panjalu (sekarang : Kediri) dan Jenggala (sekarang : Singosari).  Sri Jayabhaya berhasil menyatukan kembali kedua wilayah itu pada tahun 1130. Read more » Tenung Joyoboyo Untuk Perkawinan

Perkawinan

QUESTION:

Baru-baru ini saya melangsungkan perkawinan dengan gadis pilihan saya. Saya ingin upacara perkawinan itu sederhana (banten yang sedikit) dan biayanya murah, tetapi uangnya hasil jerih payah saya sendiri; saya tidak mau tergantung orang lain.

Tetapi kakak saya berpendapat lain; dia maunya besar-besaran karena malu dengan tetangga, dan bersedia memberi bantuan uang. Saya tetap menolak karena saya berprinsip kehidupan saya mendatang harus sederhana dan mendidik istri saya sejak awal agar hidup sederhana. Read more » Perkawinan