Memangguh

QUESTION:

  1. Upacara memangguh termasuk dalam kelompok Yadnya yang mana dari Panca Yadnya?
  2. Dalam upacara pawintenan, apakah setiap mawinten ngajeng sedah sane merajah, dan nguntal mirah?
  3. Dalam upacara meseh lawang napi manten banten sane munggah ring sanggah cucuk? Read more » Memangguh

Wisik atau Pawisik

QUESTION:

Saya ada beberapa pertanyaan tentang wisik atau pawisik, mohon pencerahannya:

  1. Apakah wisik atau pawisik itu?
  2. Bagaimana kalau dilihat dari sastra2 Hindu.
  3. Sering apa yang dilakukan oleh orang yang mengaku dapat wisik atau pawisik itu melakukan sesuatu yang kadang2 tidak bisa diterima oleh akal.
  4. Beberapa hari yang lalu, ada warga yang keluarganya meninggal. Dia (kakaknya) katanya dapat pawisik untuk “memuput” pelaksanaan acaranya. Banten yang warga kami buatkan adalah banten pengabenan. Tetapi saya tidak tahu apakah itu namanya ngaben, metitip di geni atau apa? Read more » Wisik atau Pawisik

Perkawinan di Hindu

QUESTION:

Saya ingin bertanya seputar perkawinan di agama hindu. Yang ingin saya tanyakan:

  1. Jika di Bali seorang wanita menikah karena sudah hamil dan anak yang dikandung adalah bukan anak dari pria yang dinikahi, apakah yang akan terjadi yang berkaitan dalam adat dan skala/ niskala di Bali?
  2. Jika seorang istri meminta cerai dari suaminya, apakah baik di mata adat/ dalam agama Hindu? Read more » Perkawinan di Hindu

Berupacara Dengan Biaya Murah

Upacara adalah salah satu dari tiga kerangka Agama Hindu. Dua lainnya adalah Tattwa dan Susila.

Ketiganya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan bagaikan sebutir telur, Tattwa diibaratkan sebagai sari telur yang berwarna kuning, Susila diibaratkan sebagai putih telur, dan Upacara diibaratkan sebagai kulit telur. Read more » Berupacara Dengan Biaya Murah

Konsep Alam Bertingkat

Salah satu filsafat yang berkaitan dengan pola hubungan antara manusia dengan alam (bagian dari Trihitakarana) adalah konsep keadaan alam yang bertingkat, yaitu “Alam Atas” (Swahloka), “Alam Tengah” (Bhuahloka), dan “Alam Bawah” (Bhurloka).

Masing-masing mempunyai sifat: Swahloka adalah Utama, Bhuahloka adalah Madya, dan Bhurloka adalah Nista, dan dikaitkan dengan “stana”, yaitu Swahloka adalah alam Dewa, Bhuahloka adalah alam manusia, dan Bhurloka adalah alam mahluk rendahan. Read more » Konsep Alam Bertingkat

Banten">Sosialisasi Banten

QUESTION:

Apakah sajen yang berkembang di Bali ini perlu kita sosialisasikan kepada umat Hindu asli Jawa/ Sumatera yang notabena sajennya lebih sederhana?

ANSWER:

Pendapat saya singkat saja: Membaca sejarah/ babad/ prasasti-prasasti/ pelelutuk yang ada di Bali (antara lain: Markandeya Tattwa, Tutur Kuturan, Sanghyang Aji Swamandala, Gong Besi, Dwijendra Tattwa), maka: Upakara yang juga dinamakan: banten, bali, hanya bagi umat Hindu yang di Bali, atau bagi umat Hindu Bali yang merantau keluar Bali. Read more » Sosialisasi Banten

Aspek Upacara Hindu Nusantara di Masa Depan

Upacara dalam Bahasa Sanskrit berasal dari kata Upa yang artinya “dekat” dan Cara yang artinya “kegiatan”. Jadi Upacara arti sempitnya adalah kegiatan yang dilakukan dalam rangka berbakti atau mendekatkan diri kepada Tuhan.

Arti sempit ini kemudian berkembang sehingga dalam bahasa sehari-hari, upacara tidak saja berarti kegiatan dalam lingkup keagamaan, tetapi juga kegiatan seremonial di bidang lain. Read more » Aspek Upacara Hindu Nusantara di Masa Depan

Page 1 of 3912345102030...Last »