Doa Sehari-Hari Menurut Hindu">Doa Sehari-Hari Menurut Hindu

Om Swastyastu. Buku ini di-punia-kan kepada umat Hindu di mana pun berada, sebagai sebuah Jnyana-Yadnya dari kami, dengan harapan dapat digunakan di saat bersembahyang baik dalam rangka suatu upacara tertentu maupun dalam kehidupan sehari-hari. Read more » Doa Sehari-Hari Menurut Hindu

Doa Untuk Mendapatkan Keturunan (Anak)">Doa Untuk Mendapatkan Keturunan (Anak)

QUESTION:

Mohon kepada Ida Bhagawan, kiranya dapat memberikan penjelasan kepada saya.

Pertama, doa permohonan untuk mendapatkan keturunan (anak). Dan apa pula dan syarat-syarat yang harus dijalani supaya doa bisa terkabul. Lalu doa-doa itu dapat dibaca dan dipelajari dalam kitab apa. Mohon petunjuk.

Kedua, saat ini, walaupun saya telah mengadopsi anak (perempuan) dan telah ditetapkan melalui keputusan pengadilan/ kantor catatan sipil. Lalu bagaimana dengan tradisi budaya Bali, apakah anak tersebut mempunyai kewajiban yang sama dengan orang tuanya, bagaimana menyangkut hak-haknya? Read more » Doa Untuk Mendapatkan Keturunan (Anak)

Mantram Sesontengan

QUESTION:

Saya belum mengerti mengenai “Mantram sesontengan” bagi para walaka, dan ada beberapa pertanyaan lagi sebagai berikut:

  1. Apakah mantram sesontengan itu
  2. Ketika bersembahyang ada yang tangannya menjepit bunga, ada yang menjepit dupa; yang manakah yang benar dan apa filsafatnya. Read more » Mantram Sesontengan

Manyi

Kokok ayam bersahut-sahutan menyongsong terbitnya sang surya di pagi yang dingin membangunkan seisi rumah keluarga petani Pan Geredeg. Istrinya yang dipanggil lebih akrab dengan nama Kelepon dari pada nama aslinya Luh Sukaesih, sudah terbangun sejam lalu.

Ia sudah menyelesaikan tugasnya sebagai istri, memasak nasi serta lauknya, serta menyediakan kopi buat suaminya. Hari itu ia akan bekerja keras, manyi (panen padi) di sawahnya, Subak Bedugul. Read more » Manyi

Makna Banten Bagi Umat Hindu di Bali dan Masalahnya Kini

Pada Mahasabha VIII PHDI yang digelar di Hotel Radison Denpasar bulan September tahun 2001 yang lalu, saya sempat berbincang dengan saudara kita umat Hindu asal Banten utusan Jawa Barat.

Dia mengatakan bukti kita bersaudara sangat kuat, karena upakara yang dikatakan di Bali sebagai “Banten”, di Banten disebut sebagai “Bali”. Dalam Bhuwana Tattwa Maha Rsi Markandeya, disebutkan bahwa Maha Rsi bersama pengikutnya membuka daerah baru pada Tahun Saka 858 di Puakan (Taro – Tegal Lalang, Gianyar, sekarang) . Read more » Makna Banten Bagi Umat Hindu di Bali dan Masalahnya Kini

Perkawinan Antar Agama

QUESTION:

Ida Pandita, tiang ingin menanyakan tentang perkawinan antar agama, di mana salah satunya masuk menjadi agama Hindu. Tiang wenten rencana menikah.

Kondisi yang tiang hadapi, calon isteri tiang beragama lain. Namun sudah menyatakan kesiapannya/ kerelaannya untuk pindah agama mengikuti tiang (beragama Hindu). Read more » Perkawinan Antar Agama

Kandapat

QUESTION:

  1. Napi kewastanin “kanda pat” napi keutamanyane? ring dija manten kaanggen ajah-ajahane puniki?
  2. Kantor tityange (sekadi Rumah Sakit) ngontrak genah ring anak sane nenten Hindu, sampun kaledangang olih sang meduwe wangunan/ tanah irike pacang ngewangun “Palinggih Padma sari”. Napi patutne sane margiyang tityang riantukan kantun kabligbagang ring kantor, wantah Ida arsa, picain sisyan duwene pengalang manah. Read more » Kandapat
Page 1 of 131234510...Last »