Banten Caru Eka Sata

QUESTION:

1. Selama ini di Pura yang kami sungsung, setiap Tilem Kesanga selalu menghaturkan banten Caru Eka Sata (Caru Ayam Brumbun) untuk ke Bhuta Yadnya, disertai runtutan banten lain yang melengkapinya seperti pengulapan, pengambean, sorohan, peras, daksina, suci alit, Beakaonan, sesayut Durmenggala, dan prayascita dll sesuai yang tertulis di Buku Panca Yadnya.

Sedangkan untuk ke Dewa Yadnya kami hanya menghaturkan Pejati (Peras, daksina, tipat kelanan, ajuman, penyeneng alit, pesucian) dan soda/ ajuman untuk pelinggih yang keci-kecil. Read more » Banten Caru Eka Sata

Tulasi dan Beringin

1. Pohon Tulasi di India disakralkan karena di hutan pohon Tulasi (dekat sungai Yamuna) itulah Sri Krishna sebagai avatara remaja sangat senang bercengkrama dengan teman-teman beliau.

Buah Tulasi digunakan juga sebagai ganitri. Pohon Tulasi di India, tinggi-tinggi bisa mencapai ketinggian lebih dari 4 meter. Read more » Tulasi dan Beringin

Upacara Nugtug Kelih (Raja Sewala)

QUESTION:

  1. Apa makna/ filosofi upacara Nugtug Kelih atau Raja Sewala tsb?
  2. Berapa hari setelah mensturasi pertama upacara tersebut diadakan?
  3. Jika tiyang merantau di Surabaya, tidak ada merajan, bisakah tiyang melaksanakan di Surabaya? Read more » Upacara Nugtug Kelih (Raja Sewala)

Melaspas Rumah

QUESTION:

1. Saat ini saya sedang membangun rumah & saya ingin sekalian saja melaspas u/ rumah & sanggah tetapi biaya terbatas, apakah tidak apa2 kalau rumah didiamkan saja tidak dipelaspas/ makuh dulu sekitar 6 bulan?

2. Sebentar lagi akan Galungan, saya dapat info kalau menemui Galungan dan rumah blm selesai maka di dalam rumah dibuatkan pelangkiran dan diaturkan banten prascita. Apa benar? Read more » Melaspas Rumah

Mantram Pangeramped

QUESTION:

  1. Apakah ada yang disebut mantram pangeramped untuk digunakan ngaturang canang pengrawos pada saat upacara perkawinan.
  2. Mohon penjelasan tentang pengertian destar, ada yang bentuknya biasa ada yang mebongkos nangka.
  3. Pada saat Tumpek Wayang melaksanakan peselatan dengan duri pandan; apa maksudnya.
  4. Tentang upacara magedong-gedongan di Desa kami tidak lumrah, namun ada pelaksanaan nunas pelukatan jika kandungan sudah berumur 6 bulan; dimulai dari mandi di laut, mandi ke sungai suda mala (banyu mala) akhirnya melukat ke Sanggah, Kawitan, Pura. Pertanyaannya: apakah hal tersebut dapat disamakan dengan upacara magedong-gedongan. Read more » Mantram Pangeramped

Pembangunan Pelinggih Permanen

QUESTION:

1. Kami ingin membangun pelinggih permanen di Sorowako untuk pengganti pelinggih Turus Lumbung yang selama ini kami miliki. Untuk hal tersebut kami telah menyiapkan 2 pelinggih permanen, yaitu:

a. Pelinggih Padmasari untuk linggih Bhatara Hyang Guru, sekaligus pelinggih Penyawangan untuk para Pitara/ Leluhur kami.
b. Pelinggih Penunggun Karang Read more » Pembangunan Pelinggih Permanen

Tumpek Landep - The Short Story

Tumpek Landep adalah hari di mana kita bersujud kepada Sanghyang Widhi karena telah memberikan kemampuan pada pikiran kita untuk menggunakan benda-benda logam dalam memudahkan kehidupan kita.

Mungkin ada kaitannya dengan zaman perunggu, awal dari penemuan logam.trans Tumpek Landep   The Short Story

Banten yang digunakan pada saat Tumpek Landep: Read more » Tumpek Landep – The Short Story

Page 1 of 41234