Kamandalu: Tirtha Wasuh Pada Berkah Dewata

Upacara untuk memohon Tirtha Wasuh Pada yang merupakan berkah para Dewa kepada seluruh masyarakat pemuja, dilakukan sepenuhnya oleh Pemangku Pura. Pelaksanaannya, tahap demi tahap adalah sebagai berikut: 1. Menyucikan Sajen-sajen Untuk menyucikan sajen-sajen sehingga patut dipersembahkan kehadapan para Dewa, Pemangku memerlukan air suci yang disebut Tirtha Pengeresik Banten.

Pejati

QUESTION: Di saat nangkil di Pura Gunung Salak – Bogor, kami berangkat dengan membawa pejati, tipat akelan dan ajengan. Sesajen ini kami beli di Pura Rawamangun, di tengan jalan sempat ada keraguan tentang isi dari sesajen ini, apakah sudah lengkap sarana/ elemennya. Akhirnya kami pasrahkan saja.

Daksina, Pejati, dan Sesantun

Daksina sebagai banten tidak berdiri sendiri, tetapi dilengkapi dengan: tegteg, peras dan ajuman. Maka: daksina, tegteg, peras, ajuman satu set dinamakan ‘pejati’. Asal kata pejati adalah ‘sujati’ artinya sungguh-sungguh bhakti (apara bhakti) kehadapan-Nya. Oleh karena itu pejati dipandang sebagai banten yang utama, maka di setiap set banten apa saja, selalu ada pejati. Dan pejati dapat … Continue reading Daksina, Pejati, dan Sesantun