QUESTION:
1. Bagaimanakah cara mencari perhitungan 7 bulanan untuk calon anak yang masih dalam kandungan?
Apakah menggunakan perhitungan 7 bulan Bali (35 hari x 7) atau pakai kalender nasional? (contoh kalau seandainya haid terakhirnya jatuh pada 16 Mei 2006, kapankah upacara 7 bulanan yang paling baik dilangsungkan?) Read more » Perhitungan 7 Bulanan Untuk Calon Anak
QUESTION:
Kami ada anggota keluarga yang sudah meninggal, yang sampai saat ini belum diaben karena masalah dana, serta jika melakukan upacara pengabenan sesuai kebiasaan di keluarga besar kami memerlukan waktu yang cukup lama untuk merealisasikannya.
Kira-kira adakah alternatif lain yang bisa dipakai solusi untuk mengatasi masalah tersebut? Read more » Ngaben yang Belum Terlaksana
QUESTION:
- Pelinggih apa saja seharusnya ada di Sanggah Pamerajan Perumahan?
- Bolehkah pelinggih-pelinggih tersebut diletakkan berjejer dalam satu baris?
- Bolehkan diberi atap?
ANSWER:
1. Selain mengacu pada “Trimurti Tattwa” hendaknya juga membaca “Tutur Kuturan”, “Dwijendra Tattwa”, “Gong Besi” dan “Sanghyang Aji Swamandala”. Berdasarkan lontar-lontar itu maka pelinggih di Sanggah Pamerajan Perumahan adalah: Read more » Pelinggih di Sanggah Pamerajan
Mawinten asal katanya dalam Bahasa Kawi: mawa artinya bersinar-sinar dan inten artinya intan (permata). Jadi orang yang sudah mawinten diibaratkan sebagai permata yang kemilau karena lahir bathinnya sudah disucikan.
Pada dasarnya semua orang terutama yang akan mengakhiri masa Grahasta (pensiun) perlu mawinten dengan tujuan mensucikan diri menjelang pulang ke sunia-loka. Pada akhirnya manusia Hindu setelah meninggal dunia dan di-aben, diwinten dengan upacara Askara. Read more » Mawinten
QUESTION:
Tiang punya pertanyaan mengenai karya mamungkah yang dilaksanakan di banjar-banjar di Bali. Yang mana karya tersebut diikuti dudonan karya yang setiap banjarnya berbeda-beda. Pertanyaan titiang adalah tentang definisi atau makna dari upacara:
- Neteg Beras
- Mendak Siwi
- Melasti
- Nyegara Gunung
- Mesasap Cokor
- Ngatep Karya
Read more » Karya Mamungkah
QUESTION:
Apakah ada perbedaan antara Hindu konsep Dalem Waturenggong dengan Hindu Putih Mayong, misalnya dalam upacara atau bebantenannya?
Saya liat setiap upacara, yg mimpin upacara/ muput, selalu sama orangnya/ 1 orang, dari upacara 3 bulanan, otonan, metatah, nganten, ngaben. Apakah boleh seperti itu atau apakah sudah sesuai dengan ajaran hindu? Read more » Perbedaan Konsep Hindu Dalem Waturenggong dengan Hindu Putih Mayong
|
|
Recent Comments