Dari berbagai sumber misalnya Catur Weda (Sruti), Smerti, Upanisad, Nibanda, dll. dapat ditarik kesimpulan bahwa kehidupan manusia di jagat raya ini dipengaruhi oleh:
1. Karmawasana. Termasuk di dalamnya: subha/ asubha karma, karmaphala (prarabdha, kriyamana, dan sancita), guna-swabhawa (asuri sampad atau daiwi sampad). Read more » Kehidupan Manusia
1. Saraswati adalah “tonggak peringatan, agar kita (umat Hindu) menyadari bahwa ilmu pengetahuan adalah sesuatu yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
2. SDM terdiri dari dua: fisik dan non fisik. Fisik adalah kesehatan dan kebugaran tubuh. Non-fisik adalah “kesehatan/ kesempurnaan”: Spiritual, Emosional, dan Intelektual. Read more » Nasehat Saraswati
Bhagawadgita Bab IX tentang Raja Vidyaraja Guhya Yoga, Sloka ke 26 menyatakan:
PATTRAM PUSHPAM PHALAM TOYAM, YO ME BHAKTYA PRAYACHCHHATI, TAD AHAM BHAKTYUPAHRITAM, ASNAMI PRAYATATMANAH
artinya: Siapa yang sujud kepada-Ku dengan persembahan setangkai daun, sekuntum bunga, sebiji buah-buahan, atau seteguk air, Aku terima sebagai bakti persembahan dari orang yang berhati suci. Read more » Banten
Setiap kelahiran anak, upacara, dan upakara yang dilakukan antara lain, menanam ari-ari (plasenta) di halaman dekat pintu keluar rumah. Bila anak lelaki, ditanam di sebelah kiri, sedangkan bila anak perempuan di sebelah kanan. (Kiri/ pengiwa adalah simbol ‘sakti’ dan kanan/ penengen adalah simbol ‘dharma’).
Orientasi kiri dan kanan jika dilihat dari ‘dalam rumah’ atau kalau kita akan melangkah keluar rumah. Misalnya rumahnya menghadap ke barat (jalanan ada di sebelah barat), maka yang di kanan adalah utara, dan di kiri adalah selatan. Read more » Kelahiran Anak dan Pelangkiran
QUESTION:
1. Apakah Hyang Widhi tersebut bersifat Universal? Kalau ya, mengapa di India tidak mengenal Hyang Widhi? Malahan yang universal adalah Dewa-Dewa (Brahma, Wisnu, Siva, Ganesha, dll) atau percikan suci dari Hyang Widhi sendiri.
2. Bagaimana dengan para leluhur kita? Seperti kita ketahui Umat Hindu di Indonesia terutama yang ada di Bali tak lepas dengan upacara-upacara Pitra Yadnya yang diperuntukkan untuk leluhur. Read more » Apakah Hyang Widhi Bersifat Universal?
Saya ingin menjelaskan tentang Dana Punia, namun jika ada yang sudah memahami tentang hal ini saya minta maaf, ibarat “nasikin segarane” (memberi garam ke laut).
1. Bhakti Marga, adalah salah satu jalan menuju Hyang Widhi dengan memuja-Nya secara tulus ikhlas. Mereka yang melakukan dengan baik disebut Bhakta.
Bhakti ada dua kelompok besar yaitu: Para Bhakti dan Apara Bhakti. Para artinya utama, sehingga Para Bhakti disebut sebagai cara memuja Hyang Widhi yang utama (nomor satu), sedangkan Apara Bhakti adalah cara memuja Hyang Widhi yang tidak utama (nomor dua). Para Bhakti sulit dilaksanakan tanpa Apara Bhakti, demikian sebaliknya. Read more » Dana Punia
QUESTION:
Saya belum mengerti mengenai “Mantram sesontengan” bagi para walaka, dan ada beberapa pertanyaan lagi sebagai berikut:
- Apakah mantram sesontengan itu
- Ketika bersembahyang ada yang tangannya menjepit bunga, ada yang menjepit dupa; yang manakah yang benar dan apa filsafatnya. Read more » Mantram Sesontengan
|
|
Recent Comments