Ngeruwat Desa

QUESTION:

Kami diminta untuk melakukan upacara ngeruwat desa yang akan dilakukan ring Pura. Kami sangat awam mengenai upacara pengeruwatan ini, mohon petunjuk mengenai bebanten dan caru apa yang patut kami laksanakan?

Apakah cukup dengan Caru ayam eka sata saja? Adakah banten yang spesifik lainnya yang khusus dipakai ngeruwat? Read more » Ngeruwat Desa

Seluk Beluk Caru dan Tawur

Pendahuluan

Dalam Bahasa Sanskerta, caru artinya cantik, indah, harmonis; dalam Bahasa Kawi, caru artinya kurban. Sebagai kata kerja, mecaru artinya menghaturkan kurban untuk memperindah dan mengharmoniskan sesuatu. Dalam arti yang lebih tegas, mecaru adalah suatu upacara kurban yang bertujuan untuk mengharmoniskan bhuwana agung dan bhuwana alit agar menjadi baik, indah, lestari.

Dengan demikian, upacara mecaru adalah aplikasi dari filosofi Trihitakarana, seperti yang disebutkan dalam Lontar Pakem Gama Tirta, agar terjadi keharmonisan dalam hubungan antara manusia dengan Sanghyang Widhi (Parhyangan), hubungan antara manusia dengan sesama manusia (Pawongan) dan hubungan antara manusia dengan alam (Palemahan). Read more » Seluk Beluk Caru dan Tawur

Turus Lumbung

QUESTION:

Ratu Bhagawan yang saya muliakan, dalam kesempatan ini ijinkanlah saya bertanya:

  1. Saya membangun sebuah pondok di Denpasar, dan tentu sebagai orang Hindu mesti melengkapi dengan sanggah. Nah, masalahnya sampai saat ini sanggah saya tersebut masih berupa ‘turus lumbung’. Adakah batas waktu memakai ‘turus lumbung’ tersebut, atau bisa digunakan selamanya sebelum sanggup membangun yang permanen. Read more » Turus Lumbung

Pedoman Perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan

1. ACUAN

  1. Keputusan Seminar Kesatuan Tafsir Terhadap Aspek-aspek Agama Hindu disyahkan PHDI Pusat.
  2. Kidung Panji Amalat Rasmi
  3. Lontar Purana Bali Dwipa
  4. Lontar Sri Jayakasunu
  5. Lontar Sundarigama Read more » Pedoman Perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan

Ngaben Bagi Yang Beralih Agama

QUESTION:

1. Ada warga yang sudah sejak lama beralih ke-agama lain (bukan Hindu), ketika beralih agama dahulu ia belum “mepamit ke Sanggah Pamerajan”.

Bila ia meninggal dunia apakah keluarganya terkena cuntaka/ sebel; kemudian jika keluarganya ingin membuat upacara ngaben baginya apakah boleh?

2. Upacara “makingsan di gni” dilaksanakan sebagai berikut: Read more » Ngaben Bagi Yang Beralih Agama