Search results for ' mimpi'
Satyam – Siwam – Sundaram adalah tatanan kehidupan masyarakat yang taat beragama (Hindu), saling menyayangi, dan sejahtera.
TAAT BERAGAMA HINDU (SATYAM)
1. Keyakinan pada Panca Srada:
- Widhi Tattwa
- Atma Tattwa
- Purnabhawa
- Karmaphala
- Moksha Read more » Satyam, Siwam, Sundaram Menuju Moksartham Jagadhita – The Points
QUESTION:
Di kampung tiang ada kebiasaan yang menurut tiang sangat bertentangan dengan nilai budaya dan akal sehat, yaitu menaruh mayat di rumah selama berbulan bulan karena alasan belum menemukan dewasa yang tepat.
Ada juga yang menaruh mayat keluarganya sampai lebih dari 1 tahun dengan alasan meningkatkan gengsi. Yang perlu tiang tanyakan apakah hal ini dibenarkan oleh agama. Siapa saja sebenarnya yang berhak menunjukan padewasaan? Read more » Penentuan Padewasaan
“Bangun, bangun, suba tengai, dong adi leplep gati je pulesne I Gde, ibisanje sube orain, de megadang; Beli, dundun je panake tunden nguling, nyanan sube rauh Ida Bhagawan tonden masi lebeng gulinge, lek atine, oo!”
(Bangun, bangun, sudah siang, wah kok nyenyak sekali tidurnya I Gde, semalam sudah diingatkan, jangan melek; Kak, bangunin anakmu itu suruh membuat babi guling, nanti sudah datang Ida Bhagawan belum juga matang babi gulingnya, kan malu lho!). Read more » Bajang Colong
Buku Manawa Dharmasastra yang ditulis oleh G. Puja MA dan Tjokorda Rai Sudharta MA pada kulit luarnya tertera: Manawa Dharmasastra (Manu Dharmasastra) atau Weda Smrti, Compendium Hukum Hindu, dicetak tahun 1973 oleh Lembaga Penterjemah Kitab Suci Weda.
Menarik untuk dikaji kalimat: COMPENDIUM HUKUM HINDU karena jika kita menyimak lebih jauh bab demi bab akan menimbulkan pertanyaan, apakah kaidah-kaidah itu masih relevan di zaman millennium ini. Read more » Manawa Dharmasastra
Ketut Sutrisna sejak di Sekolah Dasar terkenal sebagai anak yang rajin, tekun, ulet, jujur, dan sopan santun. Mungkin karena “karma wasana” dan pengaruh horoskop bintang kelahirannya Pisces maka ia tumbuh menjadi anak yang baik, berbudi luhur, dan pintar.
Temannya pun banyak karena dia pandai bergaul, suka menolong, dan tidak segan berkorban bagi orang lain. Ayah-Ibunya sangat sayang, ke mana-mana mereka selalu mendengar buah bibir orang, Sutrisna anak panutan di Desa Sepang, 40 kilometer arah barat Singaraja. Read more » Mamandung
Upacara dalam Bahasa Sanskrit berasal dari kata Upa yang artinya “dekat” dan Cara yang artinya “kegiatan”. Jadi Upacara arti sempitnya adalah kegiatan yang dilakukan dalam rangka berbakti atau mendekatkan diri kepada Tuhan.
Arti sempit ini kemudian berkembang sehingga dalam bahasa sehari-hari, upacara tidak saja berarti kegiatan dalam lingkup keagamaan, tetapi juga kegiatan seremonial di bidang lain. Read more » Aspek Upacara Hindu Nusantara di Masa Depan
|
|
Recent Comments