Sulinggih Sebagai Dhang Upadyaya

PENDAHULUAN

Kata-kata pembukaan dari Lontar Siwa Sasana kiranya perlu diingat kembali oleh para Sulinggih: … “Inilah Sang Sadaka yang patut dijadikan Guru Upadyaya (guru besar) oleh dunia, yaitu:

  1. Acarya Pandita adalah Sadaka yang paling tua termasuk yang umurnya paling tua
  2. Acarya yang pandai mengetahui tentang ilmu suara, tatabahasa, mendalami agama, dan teguh dalam ilmu pengetahuan Read more » Sulinggih Sebagai Dhang Upadyaya

Membangun Pelinggih Padmasari

QUESTION:

Jika pindah rumah (masuk rumah baru yang habis direnovasi) dan akan membangun sebuah pelinggih padmasari. Untuk hal tersebut sedang mempersiapkan beberapa tahapan upacara yang akan dilakukan sekaligus.

  1. Ngeruwak (padma sari)
  2. Caru ayam brumbun
  3. Nasarin
  4. Pemelaspasan (padmasari & rumah)
  5. Memakuh rumah (apakah ini perlu, karena rumah dinas ?) Read more » Membangun Pelinggih Padmasari

Bertanya Online

QUESTION:

Mohon maaf karena menggunakan bahasa indonesia. Ida Pandita yang saya muliakan, Titiang salah satu orang bali yang beragama hindu, membaca artikel ida pandita di stitidharma.org, membuat rasa keingintahuan saya sebagai orang yang beragama hindu keluar.

Banyak sekali pertanyaan- pertanyaan yang ingin saya ajukan. Sebenarnya ingin sekali melakukan tanya jawab seperti seorang murid kepada gurunya. Read more » Bertanya Online

Pelaksanaan Hindu Ribet

QUESTION:

Ida Pandita yang tiang muliakan. Saya melihat kok pelaksanaan agama Hindu ribet sekali. Saat ini saya lagi mengikuti persembahyangan odalan purnama kapitu di Pura Payogan Agung Kutai.

Suasananya kok kurang harmonis, ada pentas topeng sidakarya tapi suara ga jelas. Kulkul bulus. Di jeroan wenten pedanda “ngeleneng”. Pemedek ga teratur kesannya. Read more » Pelaksanaan Hindu Ribet

Pura-Pura Dalam Prosesi Meajar-Ajar

QUESTION:

Mengenai meajar-ajar telah dijelasan bahwa umat Hindu Bali diwajibkan untuk mengunjungi pura-pura wajib sebagai kegiatan ngaturang suci penerus untuk ngiringin Bhatara Raja Dewata dengan tujuan untuk mapiuning karena sudah selesai melaksanakan upacara Pitra Yadnya.

  1. Pertanyaan saya adalah mengenai pura-pura yang diwajibkan tersebut. Dijelaskan bahwa pura-pura itu termasuk ke dalam Pura Sad Kahyangan, lalu mengapa ada Pura Silayukti di dalamnya? Lalu mengapa Pura Batur, Andakasa, Batukaru, Puncak Mangu, Uluwatu tidak diwajibkan? Atas dasar apakah penentuan pura-pura Lempuyang, Silayukti, Dasar Bhuwana Gelgel, dan Besakih itu ditentukan sebagai pura wajib untuk ber-ajar-ajar? Read more » Pura-Pura Dalam Prosesi Meajar-Ajar

Penggalian Dana

QUESTION:

1. Apakah dibenarkan dalam penggalian dana untuk biaya pembangunan tempat suci atau untuk biaya piodalan dengan melaksanakan judi seperti tajen dan sejenisnya.

2. Titiang mohon sesontengan-sesontengan agar mudah diucapkan, dapat dimengerti serta tepat pada tujuan:

  1. Pada waktu meseh lawang
  2. Pada waktu mapepegat dengan benang tridatu
  3. Pada waktu pelaksanaan maperas Read more » Penggalian Dana

Banten Bengu

Banten bengu (upakara/ sajen yang busuk) jelas dilarang dalam Lontar Yadnya Prakerti, di mana disebutkan bahwa banten yang sudah dihaturkan kepada Hyang Widhi atau leluhur oleh para Sulinggih hendaknya dimakan oleh para Bhakta sebagai “lungsuran” atau dalam istilah Weda disebut sebagai “Prasadham”.

Oleh karena itu tinggal mengatur caranya bagaimana agar banten tidak bengu (busuk) misalnya: Read more » Banten Bengu

Page 2 of 141234510...Last »