QUESTION:
Saya dikasi kalender 200 tahun oleh teman, kira-kira apa gunanya?
ANSWER:
Biasanya kalender sejenis itu (ada yang 300 tahun) ada ‘Pancawara’, ‘Saptawara’, dan ‘Wuku’ sehingga kita bisa menelusuri kembali kebenaran hari kelahiran di masa lampau, antara lain untuk mencari ‘pawetuan’ (otonan). Read more » Kalender 200 Tahun
QUESTION:
Ratu Pandita Nabe saya mau bertanya seputar rumah tangga saya. Sudah 2 tahun nikah saya belum dikaruniai anak. Ratu Pandita Nabe saya mau minta petunjuk/ petuah/ saran ataupun langkah yang ditempuh, baik secara skala/ niskala.
Dan saya pernah mendengar harus membuat upacara Otonan atau Mebayuh, kalau itu benar kapan hari baik untuk upacara tsb. Terima kasih sebelumnya atas waktu dan wejangan/ petunjuk yang nanti akan diberikan. Read more » Belum Dikaruniai Anak
QUESTION:
- Titiang punya batu permata, warnanya putih susu bercampur agak kuning, dulu batu niki diberikan oleh seorang Mpu saking desa banjar, singaraja, sekarang beliau sdh almarhum. Menurut beliau batu ini disebut batu pulaki, apa sebenarnya batu pulaki puniki, napi wenten kegunaannya?
- Kocap wenten batu kresna dana, batu permata macam apa niki, napi kegunaannya? napi wenten sane ngadol? Read more » Batu Pulaki
lazyestGallery=true; Now viewing: Stiti Dharma Online » Gallery » » Folders bali 664 images bogor 23 images jakarta 82 images papua 114 images
QUESTION:
Mengenai Upacara metubah-oton, pada kapan baiknya Upacara ini di lakukan?
ANSWER:
Upacara metubah/ oton yang tepat adalah pada hari otonan atau hari kelahiran menurut kalender Bali. Namun bila dirasa perlu/ mendesak, setiap hari boleh saja, sesuai dengan waktu anda yang tersedia.
Joyoboyo adalah seorang Raja Panjalu/Kediri keturunan Erlangga, bertahta sejak 1130 M sampai 1160 M (selama 30 tahun). Beliau dikenal dengan nama Sri Jayabhaya atau Prabu Jayabhaya. Setelah Erlangga turun tahta sebagai raja Kahuripan wilayah kerajaan terbagi dua, yakni Panjalu (sekarang : Kediri) dan Jenggala (sekarang : Singosari). Sri Jayabhaya berhasil menyatukan kembali kedua wilayah itu pada tahun 1130. Read more » Tenung Joyoboyo Untuk Perkawinan
TUMPEK WARIGA
Jatuh pada hari Saniscara, Kliwon, Wuku Wariga, atau 25 hari sebelum Galungan. Upacara ngerasakin dan ngatagin dilaksanakan untuk memuja Bhatara Sangkara, manifestasi Hyang Widhi, memohon kesuburan tanaman yang berguna bagi kehidupan manusia.
ANGGARA KASIH JULUNGWANGI
Hari Anggara, Kliwon, Wuku Julungwangi atau 15 hari sebelum Galungan. Upacara memberi lelabaan kepada watek Butha dengan mecaru alit di Sanggah pamerajan dan Pura, serta mengadakan pembersihan area menjelang tibanya hari Galungan. Read more » Galungan – Rangkaian Upacara dan Makna Filosofinya
|
|
Recent Comments