Search results for ' tidur'
Om Swastyastu. Buku ini di-punia-kan kepada umat Hindu di mana pun berada, sebagai sebuah Jnyana-Yadnya dari kami, dengan harapan dapat digunakan di saat bersembahyang baik dalam rangka suatu upacara tertentu maupun dalam kehidupan sehari-hari. Read more » Doa Sehari-Hari Menurut Hindu
Menurut Keputusan Seminar Kesatuan Tafsir Terhadap Aspek-Aspek Agama Hindu yang disyahkan PHDI, hal-hal yang menyebabkan seseorang cuntaka (sebel) adalah: kematian, menstruasi, bersalin, keguguran kandungan, perkawinan, gamia-gamana (perkawinan yang dilarang Agama misalnya ayah mengawini anak gadisnya sendiri), salah timpal (bersenggama dengan binatang), hamil di luar nikah, mitra ngalang (berzina), kelahiran bayi tanpa nikah, sakit menahun (lepra, aids). Read more » Cuntaka
QUESTION:
Titiang bermaksud mendirikan sebuah sanggah kemulan/ merajan di rumah titiang di Denpasar dengan tujuan untuk memuja leluhur. Titiang masih belum jelas tentang mana yang mestinya titiang pakai pedoman, sanggah kemulan rong 3 atau rong 2.
Berbagai informasi yang berbeda yang titiang dapatkan yang membuat titiang bingung. Di pekarangan rumah titiang di Panji, telah berdiri kemulan rong 3. Namun di Merajan Dadia titiang di Panji telah berdiri kemulan rong 2. Read more » Mendirikan Sanggah Kemulan/ Merajan di Rumah
QUESTION:
Saya senang sekali bisa membaca Web Stiti Dharma secara on line, sehingga saya bisa membaca berbagai pertanyaan dan jawaban dari Ida Bhagawan. Seolah-olah saya mempunyai seorang Guru, yang bisa saya tanya bila saya mengalami kebimbangan dan ketidaktahuan.
Saya ada beberapa pertanyaan sbb.:
- Sebaiknya di rumah ada pelangkiran apa saja? Apakah setiap pelangkiran atau pelinggih memerlukan daksina? Apa mantram ngunggahang tegteg daksina tsb? Read more » Pelangkiran
QUESTION:
Mohon penjelasan Ida pandita mengenai Catur Warna
ANSWER:
1. Catur Warna adalah empat “warna” atau profesi manusia dalam kehidupan, yaitu:
- Warna (profesi) Brahmana bagi para Rohaniawan, Guru, Dosen, Yudikatif, Paramedik, Seniman, dll.
- Warna (profesi) Kesatrya bagi pemimpin/ pegawai Pemerintahan/ Eksekutif/ Legislatif , Polisi, TNI, dll. Read more » Catur Warna
1. Sejarah Padmasana
Pemujaan Sanghyang Widhi Wasa sebagai Bhatara Siwa berkembang di Bali sejak abad ke-9. Simbol pemujaan yang digunakan adalah Lingga-Yoni. Keadaan ini berlanjut sampai abad ke-13 pada zaman Dinasti Warmadewa.
Sejak abad ke-14 pada rezim Dalem Waturenggong (Dinasti Kresna Kepakisan), penggunaan Lingga-Yoni tidak lagi populer, karena pengaruh ajaran Tantri, Bhairawa, dan Dewa-Raja. Lingga-Yoni diganti dengan patung Dewa yang dipuja sehingga cara ini disebut Murti-Puja. Read more » Padmasana – Rewriting Version
QUESTION:
Saya mau menanyakan masalah Kaja-Kelod pembangunan pura di luar bali.
ANSWER:
Masalah kaja-kelod model di Bali, di luar Bali tidak berlaku, karena ada ketentuan “desa – kala – patra” (artinya penyesuaian dengan tempat, waktu, dan keadaan).
Selain itu istilah kaja-kelod, hanya ada di Bali, di mana kaja artinya gunung, dan kelod artinya laut. Istilah kaja-kelod di Bali sendiri juga rancu, di mana penunjukkan arah kaja-kelod di tiap wilayah berbeda. Read more » Kaja-Kelod Pembangunan Pura di Luar Bali
|
|
Recent Comments