Sekilas Mantram

Berikut ini saya ringkaskan uraian tentang ‘Mantra’ dari bukunya C. Hooykaas (The way to God of a Balinese Siva Priest):

… Mantra adalah kata-kata yang penuh arti serta suara-suara rahasia yang bersumber pada weda sruti. Dikatakan sebagai suara-suara rahasia karena ada beberapa mantra yang tidak dapat diterjemahkan atau diartikan namun mempunyai kekuatan magis tertentu.

Mengapa demikian, karena jika kata-kata mantra yang diucapkan serta mempunyai arti atau terjemahan tertentu bermakna sebagai pujian dan permohonan kepada Ida Sanghyang Widhi dari manusia yang ketika itu berbahasa Sanskerta.

Maka bagian kata-kata mantra yang bersifat rahasia merupakan cetusan dari pikiran manusia yang terbatas untuk menuju kepada Ida Sanghyang Widhi yang acintya, artinya yang maha kuasa, maha sempurna, yang tak terpikirkan, tak berwujud, tak tebatas, dan ada di mana-mana … dst …

Dalam mantra sering dijumpai kata-kata yang tidak lengkap artinya, baik karena diucapkan dengan satu suara yang berasal dari satu huruf atau dua: huruf hidup dan huruf mati, atau lebih dari dua huruf tetapi terdiri dari satu, dua, atau tiga suku kata.

Bentuk mantra seperti itu disebut ‘bija mantra’ dan huruf-huruf asal yang membentuk bija mantra dinamakan ‘bija aksara’ … dst.

2 comments to Sekilas Mantram

  • 1
    I kadek endra says:

    O Om swastiastu,

    Saya ingin bertanya, saya mendapatkan mantam dari buku kerohanian, saya baca dan saya menghapalnya. Nah kebetulan mantram gaya tri, dan saya pakai berjapa dengan mantram gaya tri degan bersuara, dalam waktu berjapa saya mengikuti suara mantramnya selama 108 mantram, nah yang perlu ditanyakan adalah knapa setiap saya mengikuti suara mantram gayatri, diantara kedua alis saya, merasakan panas? dan bisakah ini menyebabkan stres? tolong di jelaskan,……..? Mohon maaf beribu maaf kalau ada kata-kata saya, yang kurang berkenan dihati Bhagan dwija, Om santih, santih, santih om

    • 1.1

      Om Swastyastu,
      Gayatri mantram adalah salah satu dari kelompok mantram yang biasa digunakan oleh pemeluk Hindu dari sekte Siwa-isme. Kita (Hindu-Bali) adalah Hindu dari sekte Siwa/Sidantha. Oleh karena itu para bhakta yang memuja Siwa sebagai Tuhan tentu akan mendapat pahala dari Bhatara Siwa, antara lain dalam bentuk menghidupkan cakra yang berada di trinetra (di-sela-sela alis) yang juga diyakini sebagai stana Siwa yang suci. Tidak usah khawatir menjadi stres. Bahkan bersukurlah anda telah mencapai itu. Tidak banyak orang yang bisa seperti anda.
      Om Santih, santih, santih, Om

Leave a Reply

  

  

  

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Subscribe without commenting