Sembahyang Menghadap Mana?

Menurut Lontar Tutur Kuturan, ada istilah “hulu” dan “teben”. Istilah ini muncul karena keterbatasan pikiran kita, kemudian memandang bahwa Tuhan itu seperti organ manusia, ada kepala, badan/ tangan, kaki.

Lihatlah misalnya lambang acintya, toh berbentuk manusia. Dari sini berkembang bahwa hulu itu kepala, teben itu kaki. Selanjutnya ini juga menjadi patokan utama, madya, dan nista mandala dari sebuah bangunan suci/ pura/ sanggah pamerajan.

Bhuwana agung kemudian juga dibagi-bagi menjadi hulu: timur dan gunung, dan teben: barat dan ke-laut (kelod).

Untuk bersembahyang menurut tradisi beragama Hindu di Bali, menghadap ke Timur (arah “matahari terbit”) atau gunung (sumber kemakmuran). Ini tentu bisa diperdebatkan tak henti-hentinya:

1. Benarkah matahari terbit di timur? jika kita berada di ruang angkasa manakah arah mata angin di sana?

2. Bukankah para Dewa berada di segala arah? Dan seterusnya.

Satu hal yang perlu kita sadari bahwa, otak/ kemampuan berpikir manusia sangat terbatas (jika dibandingkan dengan kemahakuasaan Tuhan). Kita tidak bisa memikirkan sesuatu yang “acintya”.

Namun kita perlu patokan, niyasa. Maka disusunlah upanisad, nibanda, dll untuk mendapat “kesepakatan”.

Selain itu masalah ke-Tuhanan adalah masalah yang sangat pribadi dan kepuasaan seseorang dalam “mencari Tuhan” itu tergantung dari diri masing-masing.

2 comments to Sembahyang Menghadap Mana?

  • 1
    dharma says:

    Om swastyastu Ida Pandita saya mau bertanya, kalau di weda sendiri apakah di jelaskan kemana arah kita menghadap? karena saya pernah membaca,menghadap timur pada pagi hari dan barat sebelum matahari tenggelam?mohon tanggapannya
    terima kasih.

  • 2
    sun gokong says:

    om swastyastu ida pedanda di desa tiang sembahyang memang dipatok menghadap ke timur,tapi pada waktu itu tiang sembahyang di jaba sisi sedangkan padmasananya ada di selatan ,,bingung jadine tiang kok seperti itu??? om shanti shanti shanti om,,suksma ida pedanda

Leave a Reply

  

  

  

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Subscribe without commenting