Alam Semesta Menurut Hindu

Kehidupan pemeluk Hindu menyatu dengan alam, karena:

1. Filosofi: Trihita-karana (tiga hal yang menyebabkan kebahagiaan): hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan (parhyangan), manusia dengan sesama manusia (pawongan), dan manusia dengan alam (palemahan).

Bila salah satu keharmonisan itu hilang/ terganggu maka hidup manusia akan sulit/ tidak bahagia. Karena itu umat Hindu selalu berusaha menjaga keharmonisan/ keseimbangan ketiga hal itu. Read more » Alam Semesta Menurut Hindu

Bencana Alam dan Caru - Part II

Orang-orang Hindu yang arif bijaksana sudah lama menyampaikan bahwa dalam kehidupan ini, ada suatu kekuasaan yang tak terpikirkan oleh manusia. Dalam ajaran Hindu, kekuasaan itu disebut sebagai ‘Asta Aiswarya,’ yakni ‘delapan kemahakuasaan Tuhan’.

Mencegah bencana alam tertentu dengan teknologi modern ‘mungkin’ bisa dilakukan, misalnya mencegah tanah longsor dan banjir dengan memelihara hutan, membersihkan alur sungai, meninggikan tanggul, dll. Tetapi toh tidak bisa menghentikan hujan deras yang membuat air meluap. Read more » Bencana Alam dan Caru – Part II

Bencana Alam dan Caru - Part I

Ada teman yang bertanya, mengapa bila ada bencana alam, lalu umat Hindu di Bali mengadakan ‘pecaruan’? Jawabannya:

1. Caru, dalam bahasa Jawa-Kuno (Kawi) artinya: korban (binatang), sedangkan ‘Car’ dalam bahasa Sanskrit artinya ‘keseimbangan/ keharmonisan’. Read more » Bencana Alam dan Caru – Part I

Alam Bawah Sadar

QUESTION:

Saya wanita yang sedang hamil, pada waktu upacara pawiwahan sudah melakukan upacara ‘mepamit’ di Sanggah Pamerajan dan sudah melakukan upacara nguningang dan dimasukkan di Sanggah pamerajan suami.

Belakangan ini saya jadi takut memejamkan mata karena kalau sudah mulai tidur, alam bawah sadar saya sepertinya tidak dapat istirahat, berapa jam saya tidur artinya sepanjang itulah saya bermimpi. Read more » Alam Bawah Sadar

Tanda-Tanda Alam Menjelang Ledakan Bom di Kuta Tanggal 12 Oktober 2002

Tanda-tanda alam menjelang suatu peristiwa berdarah yang memakan banyak korban disebutkan dalam Kitab Bhisma Parwa dan Lontar Rsi Garga.

Demikian pula halnya dengan peristiwa ledakan bom di Kuta yang membawa korban ratusan jiwa, ada tanda-tanda alam yang dapat dicatat sebagai berikut: Read more » Tanda-Tanda Alam Menjelang Ledakan Bom di Kuta Tanggal 12 Oktober 2002