Some peaceful places you need to visit …
Badung
The Regency of Badung, which is located between 08 degrees south latitude and 115 degrees east longitude, is shaped like “keris”, a traditional sword in Bali. The Regency, which has only 418.52 square kilometers of land, is divided into six districts (kecamatan), 40 administrative villages (desa dinas and kelurahan), and as many as 117 traditional villages (desa adat). Read more » Bali for The World
Kesadaran manusia telah memasuki zaman edan (zaman kali) mungkin awalnya dirasakan tahun enam puluhan oleh maman Wirya, penjual daging babi keliling asal Banjar Jawa, Singaraja. Sambil bernaung dari terik matahari siang yang menyengat tengkuknya, maman Wirya duduk setengah bersender di sebatang pohon singapur di tepi jalan Giri Putri.
Dia memikirkan pasang surut usaha kecil-kecilan yang ditekuninya sejak lima tahun lampau. Dengan rajin mulai jam empat dini hari maman Wirya naik sepeda gayung dari rumahnya ke Kampung Tinggi menemui jagal cina bernama Babah Leong. Read more » Bobabe Perlu Juarine Kanggo
The endless metaphysical battle between good and evil is symbolically re-enacted time and time again by two weird characters, Barong and Rangda, who by their very perfomances, reinforce the magic power of the village and restore the balance between good and evil. Read more » Barong and Rangda
Barangkali ada teman yang berlangganan Indovision, semalam ada tayangan di Cinemax sebuah film Kanada berjudul ‘I Accuse’ diperankan oleh Estella Waren sebagai Jensen Kimberly. Konon diambil dari kisah nyata, di mana Kimberly dilecehkan secara seksual oleh dokter yang merawatnya, bernama Richard Darian.
Dia berjuang menuntut Darian yang merupakan tokoh terkemuka di masyarakat. Akhirnya Kimberly berhasil, dan Darian di depan sidang pengadilan mengakui segala perbuatannya, namun dengan kata-kata pembelaan seperti ini: Read more » Jengah Menjadi Orang Indonesia
Gede Madia bekerja serabutan, artinya mau dan mampu bekerja apa saja. Tentu bagi rakyat kecil seperti dia, kalimat bekerja apa saja artinya terbatas pada jenis pekerjaan kasar.
Lebih lugas lagi, jenis pekerjaan yang mengandalkan tenaga dan bukan mengandalkan kepintaran otak. Maklum saja, karena dia hanya sempat menikmati pendidikan formal sampai SD kelas 4 di desa. Read more » Sing Dot
Kaki (Kakek) Suki tinggal di sebuah desa, lima belas kilometer arah barat Singaraja. Ada yang istimewa pada diri kakek sembilan cucu ini. Dia hidup sederhana, tidak hanya meliputi rumah, pakaian, dan makanannya saja, tetapi juga menyangkut kesederhanaan berpikir, berbicara, dan berbuat.
Walaupun demikian tidak berarti dia miskin, juga tidak berarti dia tidak mengejar pengetahuan dan memperhatikan pendidikan anak-anak dan cucu-cucunya. Read more » Kaki Suki
Mengajar di kursus pemangku memerlukan berbagai variasi methoda untuk menjaga agar peserta tidak jenuh atau cepat lelah lalu mengantuk dan tertidur. Yang perlu diperhatikan pula adalah dasar pendidikan formal mereka beragam, ada yang hanya SD, ada yang Sarjana (S1) bahkan ada yang tidak sekolah.
Pekerjaannya juga macam-macam, ada petani, buruh, pedagang, guru, dan ada penganggur alias tidak punya pekerjaan tetap. Jadi mengajarkan sesuatu harus pelan-pelan, diulang-ulang, dengan bahasa campuran, Bali dan Indonesia. Read more » Kokokan
|
|
Recent Comments