Intelektual Hindu di Masa Depan

Ciri utama globalisasi yang melanda dunia sekarang, adalah ‘perubahan’. Masyarakat yang hidup dalam dunia global harus memiliki kekuatan untuk melanjutkan kehidupan dan kekuatan untuk berubah.

Dalam komunitas yang terbelakang hampir tidak ditemukan kemajuan dari satu generasi ke generasi yang lain. Dalam kondisi ini perubahan dilihat dengan rasa curiga dan banyak energi manusia sia-sia karena dikonsentrasikan pada upaya mempertahankan status quo. Read more » Intelektual Hindu di Masa Depan

Hindu atau Buddha?

QUESTION:

Mohon penjelasan Ida Pandita mengenai yang masuk ke Indonesia duluan Hindu atau Buddha?

ANSWER:

Hindu masuk ke Indonesia berawal dari hubungan perdagangan antara pelaut-pelaut India dengan penduduk di Indonesia, sehingga dikatakan bahwa Hindu masuk secara damai (tidak melalui pertempuran) dan membuka tabir penduduk Indonesia terhadap dunia luar. Read more » Hindu atau Buddha?

Hak dan Kewajiban Politik Umat Hindu Sebagai Warganegara

Dalam waktu dekat Bali akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara langsung di beberapa Kabupaten. Pilkada ini hal yang baru. Pertanyaannya, siapkah atau sudahkah umat Hindu merasa cukup dewasa dalam berpolitik?

Politik dalam tinjauan ini mengacu pada political parties seperti apa yang dipaparkan oleh V.O. Key Jr. dalam bukunya: Politics, Parties, and Pressure Groups, Crowell 1964, 5th ed.: Read more » Hak dan Kewajiban Politik Umat Hindu Sebagai Warganegara

Pola Hidup Bersih dan Sehat Ditinjau dari Perspektif Hindu

Kehidupan manusia yang tidak lepas dari pengaruh kemahakuasaan Hyang Widhi, dalam ajaran Hindu terdiri dari dua aspek, yaitu aspek nyata atau “skala” dan aspek tidak nyata atau “niskala”.

Aspek skala adalah sesuatu yang jelas dan langsung dapat dilakukan melalui hasil berpikir (cognitive) yang juga menghasilkan emosi dan perilaku, kemudian dapat dirasakan melalui pengindraan. Read more » Pola Hidup Bersih dan Sehat Ditinjau dari Perspektif Hindu

Hindu Dalam Wacana Bali Centris

Centris dari kata Centralize berarti memusatkan sehingga Bali centris dalam tulisan ini diartikan sebagai suatu pandangan yang menempatkan budaya dan tradisi Hindu di Bali sebagai pusat/ acuan pelaksanaan dan tatanan hidup beragama bagi pemeluk Hindu di Indonesia. Di Bali budaya dan Agama telah menyatu karena keduanya saling mendukung.

Keinginan mengadakan reformasi di segala bidang akhir-akhir ini menimbulkan wacana yang berkembang, antara lain tentang Bali centris yang ditolak oleh beberapa kalangan baik yang tinggal dan berasal dari Bali maupun yang di luar Bali. Hal ini sebaiknya dikaji lebih dalam agar reformasi dilaksanakan dengan tepat dan berdampak positif bagi umat Hindu di tanah air. Read more » Hindu Dalam Wacana Bali Centris