Babad Pulasari

Mudah-mudahan tiada halangan! Permohonan maaf hamba ke hadapan arwah para leluhur yang disemayamkan dalam wujud Ongkara dan selalu dipuja dengan hati suci. Dengan memuja dan memuji kebesaran Sanghyang Siwa semoga penulis terhindar dari segala kutukan, derita, cemar, duka-nestapa, dan halangan lainnya. Mudah-mudahan tujuan hamba yang suci ini berhasil serta bebas dari dosa-dosa karena menguraikan cerita leluhur di masa lampau, semoga direstui sehingga mendapat kejayaan, keselamatan, keabadian, panjang usia, sampai dengan seluruh keluarga turun temurun. Read more » Babad Pulasari

The Wedding In Hindu (Balinese) Religion

The “Weda” says that marriage in Hindu is a holly act. There are two main reasons. Firstly, God bless man and woman to love each other as what “Dewa Smara” (similar with Adam) and “Dewi Ratih” (similar with Eve) done in the beginning. Secondly, human have to allow their ancestor come to reincarnation through the couple so that the soul be able to reform live in the next born.

Reform to a better and holly live exactly important for every soul than through reincarnation that rolling times to times they hope at one time can be in one with God. That is make children is a need in Balinese couple. Read more » The Wedding In Hindu (Balinese) Religion

Hubungan Seks di Luar Nikah Menurut Hindu

Prinsipnya, hubungan seks di luar nikah oleh agama manapun dilarang. Bagi pemeluk Hindu di Bali, diuraikan dalam Trikaya Parisudha tentang Kayika, yang disebut: “tan paradara”.

Pengertian tan paradara ini diartikan luas sebagai menggoda, bersentuhan seks, berhubungan seks, bahkan menghayalkan seks dengan wanita/ lelaki lain yang bukan istri/ suaminya yang sah. Read more » Hubungan Seks di Luar Nikah Menurut Hindu

Upacara Hindu dengan Lontar Sebagai Rujukan

QUESTION:

Pada kesempatan ini tiang ingin bertanya tentang upacara-upacara yang dilaksanakan umat hindu di Bali yang menggunakan lontar sebagai rujukannya. Yang ingin tiang tanyakan adalah:

1. Apakah di lontar tersebut dijelasan secara detil bahan-bahan upacara, bentuk-bentuk (misalnya bebangkit bentuknya seperti ini & harus ada babi gulingnya), serta tata cara penyajianya. Read more » Upacara Hindu dengan Lontar Sebagai Rujukan

Doa Sehari-Hari Menurut Hindu

Om Swastyastu. Buku ini di-punia-kan kepada umat Hindu di mana pun berada, sebagai sebuah Jnyana-Yadnya dari kami, dengan harapan dapat digunakan di saat bersembahyang baik dalam rangka suatu upacara tertentu maupun dalam kehidupan sehari-hari. Read more » Doa Sehari-Hari Menurut Hindu

Aspek Upacara Hindu Nusantara di Masa Depan

Upacara dalam Bahasa Sanskrit berasal dari kata Upa yang artinya “dekat” dan Cara yang artinya “kegiatan”. Jadi Upacara arti sempitnya adalah kegiatan yang dilakukan dalam rangka berbakti atau mendekatkan diri kepada Tuhan.

Arti sempit ini kemudian berkembang sehingga dalam bahasa sehari-hari, upacara tidak saja berarti kegiatan dalam lingkup keagamaan, tetapi juga kegiatan seremonial di bidang lain. Read more » Aspek Upacara Hindu Nusantara di Masa Depan

Hindu Dharma

Hindu-Dharma is the name of religion in Indonesia. The story began in the 8th century when a great Priest from Madya Pradesh (India) named Maha Rsi Agasteya came to Indonesia teach our ancestor about Veda.

The second pilgrim came in the 10th century also from Uttar Pradesh (India) named Maha Rsi Markandeya. Maha Rsi Agasteya spread Hindu-Siva religion called Siva-Siddhanta in Java, Sumatra, Borneo, Sulawesi islands. Read more » Hindu Dharma

Page 1 of 812345...Last »