Tirtayatra ke Tanah Bharata

Durbar | Menjejakkan Kaki ke Tanah Bharata | Mathura | Khrisna Lila | Haridvar, The Gateway to Heaven | Gangga, Kisah-Kisahmu Dulu | Kurukshetra | Prabhujee

HARIDVAR, THE GATEWAY TO HEAVEN

Bangun pagi dengan segar setelah tidur semalam yang nyenyak membawa keriangan hati. Syukur saya bangun lebih dahulu dari Nabe. Dalam Lontar Sila Krama memang disebutkan etika seorang anak (perguruan) harusnya tidur lebih belakang dari Nabe-nya dan bangun mendahului.

Beberapa menit saya menunggu beliau terbangun sambil menyiapkan sarana mandi-nya seperti handuk, sabun, odol, dan membuka kran air panas.

“Kija jani nak?” (ke mana tujuan hari ini, anakku) sapaan pertama Nabe, tanda beliau sudah terjaga. “Sampun metangi ratu Nabe?” (Sudah bangun ratu Nabe), “mangkin ke Haridvar” (sekarang ke Haridvar), jawab saya seraya mendampingi beliau duduk di sisi tempat tidur.

Nabe yang sudah berusia 87 tahun masih sehat, kuat, dan riang. Saya menjelaskan bahwa menurut buku petunjuk (travell guide) Haridvar adalah kota suci di pinggir sungai Gangga. “Oh, jani ngidayang mesiram di Gangga nak?” (Oh, hari ini kita akan bisa mandi di sungai Gangga?).

Selanjutnya Nabe meminta saya memeriksa perlengkapan mandi nanti di sungai Gangga, antara lain kain sarung putih yang baru dan rumput ilalang atau kusa. Selagi beliau ke kamar mandi, saya membuka tas dan melihat kusa yang dibawa dari Bali sudah layu. Walaupun demikian saya berhasil membuat seet mingmang (sejenis anyaman rumput ilalang) sebanyak sebelas buah.

Selesai mandi kami berkumpul di ruang makan sambil membawa kopor masing-masing. Sarapan pagi seperti biasanya makanan vegetarian ditambah susu murni hangat. Ibu-ibu yang rajin membawa sambal sarondeng dari Bali membagi-bagikannya kepada peserta lain yang berminat.

Setelah bersama-sama selama delapan hari teman-teman serombongan seperti bersaudara, akrab. Waktu antara selesai makan sampai naik di bus untuk berangkat tersedia antara 30 – 45 menit. Teman-teman duduk mengelilingi saya dan Nabe menanyakan berbagai soal filosofi dalam agama Hindu.

Diantara pertanyaan yang diajukan peserta, ada satu yang perlu dicatat karena unik dan mendasar. Ini menyangkut tentang asal mula kata Dewa dan pembentukan kepercayaan pada Dewa sebagai manifestasi Hyang Widhi. Nabe menyerahkan ke saya menjawab pertanyaan itu.

Saya menjelaskan secara garis besar, karena waktu yang sempit, tidak mungkin menguraikannya secara lengkap. Acuan jawaban saya adalah sebuah buku yang baru selesai dibaca beberapa minggu sebelum berangkat ke India, yaitu: An Introduction to Indian Philosophy, disusun oleh Chatterjee, Satischandra, dan Dhirendramohan Datta, terbitan University of Calcutta, 1984.

Di situ antara lain disebutkan bahwa jauh sebelum kedatangan orang-orang Arya, di peradaban lembah sungai Indus sudah berkembang suatu kepercayaan penduduk bahwa kekuatan-kekuatan alam yang secara nyata dapat dilihat dan dirasakan manusia pastilah digerakkan oleh suatu energi tak kasat mata yang maha dahsyat.

Keajaiban-keajaiban alam seperti petir, angin, matahari, sumber air, bulan purnama dan bulan mati, rotasi bintang-bintang, gelombang laut, pergantian musim, pertumbuhan tanaman – ternak dan manusia, dll. tidak mampu dipikirkan oleh manusia. Mereka kemudian menamakan kekuatan-kekuatan itu sebagai “Div”, yaitu sinar suci.

Kata Div yang kemudian menjadi Deva dalam perkembangan selanjutnya seiring dengan turunnya wahyu Veda (Sruti), antara lain disandang oleh personifikasi polytheisme di masing-masing arah mata angin “tempat kedudukan”.

Dengan demikian terciptalah empat arah utama kedudukan Dewa-Dewa, yaitu: Deva Visnu di utara, sebagai sumber air dari pegunungan Himalaya yang memberi kesuburan tanah dan kemakmuran hidup tumbuh-tumbuhan, binatang dan manusia.

Deva Brahma di selatan, sebagai sumber panas matahari yang beredar di khatulistiwa di selatan India. Deva Isvara di timur, sebagai arah terbitnya matahari atau kebangkitan energi utama. Deva Mahadeva di barat, arah matahari terbenam sebagai pembawa kedamaian dan ketenangan di saat istirahat di malam hari.

Page 1 of 3 | Next page