Tumpek Landep - The Short Story

Tumpek Landep adalah hari di mana kita bersujud kepada Sanghyang Widhi karena telah memberikan kemampuan pada pikiran kita untuk menggunakan benda-benda logam dalam memudahkan kehidupan kita.

Mungkin ada kaitannya dengan zaman perunggu, awal dari penemuan logam.trans Tumpek Landep   The Short Story

Banten yang digunakan pada saat Tumpek Landep:

  1. Pejati (tegteg daksina, pers, ajuman)
  2. Pengulapan – pengambean
  3. Prayascita
  4. Tebasan Pasupati
  5. Segehan manca warna

Dihaturkan di Sanggah Pamerajan, kemudian semua benda dari logam (mobil, sepeda motor, mesin jahit, pisau, dll) di-’tatabin’ banten-banten itu, kemudian diperciki tirta pasupati.

Mantramnya:

OM PASUPATI PURWA DESANTA AGNI RASA SARIPATI SRI-SRI PASUPATI OM PHAT

Demikian dengan kalimat yang sama, masing-masing untuk: ‘daksina’, ‘pascima’, ‘utara’ dan ‘madya’.

2 comments to Tumpek Landep – The Short Story

  • 1
    I Ketut sutara says:

    Om Swasti Astu

    Mohon Bhagawan memberikan pencerahan mengenai anak yang diangkat dari saudara yang sudah dibuat upacara di Bali menjadi anak angkat, sekarang anaknya kembali lagi ke Bapak kandungnya.
    Apakah pengaruh upacara tersebut untuk selanjutnya, diperlukan atau tidak upacara untuk mengambil kembali anak yang sudah diangkat.
    mohon pencerahan Sri Bhagawan,

    Om Santhi Santhi Santhi Om

    Ketut S

Leave a Reply

  

  

  

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Subscribe without commenting