Perbedaan Konsep Hindu Dalem Waturenggong dengan Hindu Putih Mayong

QUESTION:

Apakah ada perbedaan antara Hindu konsep Dalem Waturenggong dengan Hindu Putih Mayong, misalnya dalam upacara atau bebantenannya?

Saya liat setiap upacara, yg mimpin upacara/ muput, selalu sama orangnya/ 1 orang, dari upacara 3 bulanan, otonan, metatah, nganten, ngaben. Apakah boleh seperti itu atau apakah sudah sesuai dengan ajaran hindu? Continue reading Perbedaan Konsep Hindu Dalem Waturenggong dengan Hindu Putih Mayong

Tahun Saka dan Hari Raya Nyepi

Astronomi (Ilmu perbintangan) yang menjadi patokan perhitungan untuk hari-minggu-bulan-tahun bagi umat manusia sebenarnya sudah dikenal di India sekitar 12.000 tahun Sebelum Masehi (SM). Dari India astronomi ini menyebar ke benua Eropa dan Asia.

Weda yang diwahyukan sekitar 3000 tahun SM disebut sebagai Weda Sruti. Sifat-sifat kebenaran Weda Sruti menurut para Maha Rsi adalah:

  1. Pratiyaksa (dapat dirasakan/ diamati),
  2. Adhiyatmika (dapat dipikirkan/ direnungkan), dan
  3. Paroksa (dapat dipelajari/ didiskusikan). Continue reading Tahun Saka dan Hari Raya Nyepi

Apakah Boleh Perempuan Hindu Tidak Menikah Seumur Hidup?

QUESTION:

Menurut Ida Bhagawan apakah boleh seorang perempuan Hindu tidak menikah seumur hidupnya? Memang dalam ajaran Hindu ada ajaran sukla brahmacari tetapi menurut pandangan Ida Bhagawan mungkinkah seseorang memang ditakdirkan untuk tidak menikah?

ANSWER:

Keadaan tidak menikah bagi seorang wanita, disebut ‘Kania’, menurut Lontar Wrhaspati Tattwa dan Ataki-taki Diksa, mereka adalah kelompok orang-orang yang ditakdirkan suci, dan pahalanya sorga. Continue reading Apakah Boleh Perempuan Hindu Tidak Menikah Seumur Hidup?