Ngaben dan Aparabhakti

1. Panca Upakara yang terdiri dari unsur-unsur: daun, bunga, buah, air, api adalah sebagai cetusan rasa bhakti kepada Tuhan (Hyang Widhi).

Panca upakara sangat dibutuhkan bagi mereka yang tergolong Aparabhakti, yaitu yang mewujudkan rasa cinta kasih kepada-Nya dalam simbol-simbol, karena merasa tingkat kerohaniannya masih belum tinggi. Read more » Ngaben dan Aparabhakti

Masuk Agama Lain

QUESTION:

Pertanyaan seputar saudara yang masuk agama lain.

ANSWER:

Apabila segala usaha untuk menghubungi tidak berhasil maka keluarga dapat mengadakan musyawarah untuk mengambil keputusan, misalnya tidak mengakuinya lagi sebagai warga dadia penyungsung Sanggah Pamerajan. Read more » Masuk Agama Lain

Upacara Pawiwahan yang Efisien dan Efektif

QUESTION:

Bagaimana pelaksanaan upacara pawiwahan yang efisien dan efektif pada pasangan pengantin dengan rumah yang berjauhan.

ANSWER:

Untuk menghemat waktu, biaya transportasi, dan biaya konsumsi, pengantin yang masing-masing berjauhan rumahnya, dapat melaksanakan rangkaian upacara pawiwahan selesai dalam sehari dengan urutan sebagai berikut (setelah acara meminang): Read more » Upacara Pawiwahan yang Efisien dan Efektif

Rejeki Untuk Persembahan

QUESTION:

  1. Jika mendapat rejeki/ gaji di palinggih mana terlebih dahulu dihaturkan; bagaimana ayaban-nya.
  2. Jika menempati tanah baru digunakan perumahan lalu ada proses ngantukang Bethara Sri. Pertanyaannya apakah boleh tidak keantukang lalu dibuatkan pelinggih Bethara Sri saja.
  3. Menurut lontar Purwa Gama Sesana disebutkan tidak boleh mengambil barang-barang yang ditinggalkan di tempat upacara, lalu barang itu diserahkan ke Panitia. Pertanyaannya, bagaimana jika barang itu tidak ada yang mengambil dan dibawa oleh Panitia. Read more » Rejeki Untuk Persembahan

Makna Mimpi

QUESTION:

Apa makna mimpi?

ANSWER:

Mimpi pada hakekatnya adalah ‘pengalaman’ dan ‘ramalan’ sebagai suatu sinyal yang disampaikan oleh Kanda-Pat kepada Atma (Roh) ketika kita tidur.

Sebagaimana diuraikan dalam Lontar Tutur Panus Karma, maka ketika kita tidur, Kanda-Pat (ari-ari – getih – lamas – yehnyom) yang dahulu menemani kita di dalam kandungan Ibu dan setelah lahir menemani kita terus di alam skala (walau tak berwujud), keluar dari tubuh kita, dan kadang-kadang mereka mendapat sinyal-sinyal tertentu dari alam ‘swah-loka’ untuk disampaikan kepada atman.

Dang Acarya

Kalau ditelusuri Sejarah Bali, ternyata di sekitar abad 11 – 14 para Sulinggih/ Maha Rsi tugasnya lebih banyak sebagai ‘Acarya’, yaitu memberikan dharma wacana, berkeliling ke desa-desa, bahkan tanpa diundang.

Beliau berinisiatif sendiri mengumpulkan umat untuk diajak berbincang-bincang tentang dharma. Bukti sejarah, adanya pura-pura: Pulaki, Ponjok Batu, Rambut Siwi, Peti Tenget, Sakenan, dan lain-lain sebagai penghormatan/ pemujaan kepada Ida Danghyang Nirartha karena di tempat-tempat itu beliau pernah ‘mondok’ memberikan dharma wacana. Read more » Dang Acarya

Mempralina Sanggah

QUESTION:

1. Saya mau mempralina beberapa sanggah karena rumah mau dijual. Sanggah yang ada, yaitu:

  1. Penyawangan sesuhunan/ kawitan, bahan pohon dadap (turus lumbung).
  2. Tugu Pengelurah.
  3. Tugu penunggun karang.
  4. Pelangkiran biasa di dalam rumah.

Read more » Mempralina Sanggah

Page 2 of 11112345102030...Last »