Tahun Saka dan Hari Raya Nyepi

Astronomi (Ilmu perbintangan) yang menjadi patokan perhitungan untuk hari-minggu-bulan-tahun bagi umat manusia sebenarnya sudah dikenal di India sekitar 12.000 tahun Sebelum Masehi (SM). Dari India astronomi ini menyebar ke benua Eropa dan Asia.

Weda yang diwahyukan sekitar 3000 tahun SM disebut sebagai Weda Sruti. Sifat-sifat kebenaran Weda Sruti menurut para Maha Rsi adalah:

  1. Pratiyaksa (dapat dirasakan/ diamati),
  2. Adhiyatmika (dapat dipikirkan/ direnungkan), dan
  3. Paroksa (dapat dipelajari/ didiskusikan). Read more » Tahun Saka dan Hari Raya Nyepi

Catur Marga

Catur Marga (empat jalan – menuju kepada-Nya):

  1. Bhakti Marga
  2. Karma Marga
  3. Jnyana Marga
  4. Raja/ Yoga Marga

adalah ‘jalan’ atau upaya menghubungkan atman dengan brahman sehingga ada ‘kedekatan’ untuk tujuan kemuliaan atman, dengan harapan semoga jika tiba saatnya kita wafat, atman dapat bersatu dengan brahman. Read more » Catur Marga

A Ceeng

Sebuah alat takar yang digunakan di pasar pedesaan Bali Utara sampai sekarang, ada yang bernama ceeng (e dibaca seperti ‘enak’). Ukuran ceeng beragam mulai dari 1/4 kg, 1/2 kg, dan 1 kg. Bentuknya bulat berpinggiran setinggi 2 – 3 Cm, dari bahan aluminium.

Sebelum ada aluminium yang ringan, dahulu ceeng dibuat dari kuningan atau perunggu. Beras ditakar dengan ceeng, kemudian diratakan sebatas permukaan, maka itulah ukuran yang pasti. Di zaman Belanda kebenaran ukuran ceeng diperiksa oleh Mantri Pasar. Read more » A Ceeng

Babad Arya Tegeh Kuri

Arya Kenceng Tegeh Kuri (bukan Kori) adalah anak kandung dari Dalem (Raja). Ada dua kemungkinan ‘Dalem’, yaitu:

  1. Dalem Sri Kresna Kepakisan, raja I setelah pendudukan Majapahit, beristana di Puri Samprangan.
  2. Dalem Agra Samprangan, raja II setelah wafatnya Sri Kresna Kepakisan, juga tetap beristana di Puri Samprangan.

Ketidakjelasan tentang raja yang mana, karena: Read more » Babad Arya Tegeh Kuri

Kalender 200 Tahun

QUESTION:

Saya dikasi kalender 200 tahun oleh teman, kira-kira apa gunanya?

ANSWER:

Biasanya kalender sejenis itu (ada yang 300 tahun) ada ‘Pancawara’, ‘Saptawara’, dan ‘Wuku’ sehingga kita bisa menelusuri kembali kebenaran hari kelahiran di masa lampau, antara lain untuk mencari ‘pawetuan’ (otonan). Read more » Kalender 200 Tahun